Rupiah Menutup Hari di Rp17.890 Setelah Sempat Tertekan
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.890 per dolar AS pada Kamis. Tekanan berkurang dibanding pembukaan di tengah sentimen BI dan konflik AS-Iran.
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (KW), melaju ke babak 16 besar Japan Open 2025 setelah meraih kemenangan atas Natsuki Nidaira pada Rabu (16/7/2025). Pada babak 32 besar tersebut, Putri KW menang straight game 21-10, 21-16 atas Nidaira.
BACA JUGA: Debut Putri KW di All England 2025 Cukup Meyakinkan
Sejak awal gim pertama, Putri menunjukkan dominasi. Ia langsung unggul cepat 7-1 atas Nidaira.Poin demi poin terus dikumpulkan hingga Putri akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-10.
Memasuki gim kedua, Nidaira mencoba bangkit dan sempat menyamakan skor di angka 8-8. Namun Putri mampu mengendalikan permainan dan berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan 21-16.
Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi wakil tunggal putri Indonesia. Apalagi dia menjadi satu-satunya wakil tunggal putri yang tersisa di ajang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.890 per dolar AS pada Kamis. Tekanan berkurang dibanding pembukaan di tengah sentimen BI dan konflik AS-Iran.
Tes genomik membantu mendeteksi risiko penyakit lebih dini sekaligus memberikan rekomendasi nutrisi dan gaya hidup berdasarkan analisis DNA.
Trump menegaskan kesepakatan nuklir sipil AS-Arab Saudi hanya disetujui jika Riyadh bergabung dalam Perjanjian Abraham.
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Seorang konsultan pajak resmi mendaftar sebagai bakal calon lurah Srimartani dan membawa visi pengembangan potensi pariwisata serta ekonomi kalurahan.
Bulog dan TNI menggelar Gerakan Pangan Murah di Banyumas dan Cilacap untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pangan.