Erupsi Anak Krakatau Ganggu Agenda Hearts2Hearts di Jakarta
Hearts2Hearts batal tampil di ITA 2026 dan fansign Jakarta ditunda akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan.
Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (KW), melaju ke babak 16 besar Japan Open 2025 setelah meraih kemenangan atas Natsuki Nidaira pada Rabu (16/7/2025). Pada babak 32 besar tersebut, Putri KW menang straight game 21-10, 21-16 atas Nidaira.
BACA JUGA: Debut Putri KW di All England 2025 Cukup Meyakinkan
Sejak awal gim pertama, Putri menunjukkan dominasi. Ia langsung unggul cepat 7-1 atas Nidaira.Poin demi poin terus dikumpulkan hingga Putri akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-10.
Memasuki gim kedua, Nidaira mencoba bangkit dan sempat menyamakan skor di angka 8-8. Namun Putri mampu mengendalikan permainan dan berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan 21-16.
Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi wakil tunggal putri Indonesia. Apalagi dia menjadi satu-satunya wakil tunggal putri yang tersisa di ajang ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hearts2Hearts batal tampil di ITA 2026 dan fansign Jakarta ditunda akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu penerbangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 8 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 8 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Bendung, Semin berencana memeperluas kawasan Lumbung Mataraman dari semula 1,2 hektare menjadi 2,2 hektare untuk menyasar MBG.
Janice Tjen mengaku bersyukur kembali tampil di US Open 2026 meski langkahnya di nomor ganda putri terhenti usai kalah dari Aldila Sutjiadi.
Jaguar Land Rover akan memangkas 4.000 karyawan atau 10% tenaga kerja global akibat persaingan mobil China, tarif impor AS, dan tekanan industri otomotif global