Deepfake AI Makin Sulit Dikenali, Ini 4 Cara Membedakan Konten Palsu
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Lando Norris/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap McLaren Lando Norris meraih juara di Formula 1 (F1) GP Hungaria 2025. Ia menjadi yang tercepat dan mengalahkan pesaingnya, Oscas Piastri, di Sirkuit Hungaroring, Minggu (3/8) malam WIB.
BACA JUGA: Lando Norris Raih Pool Position di F1 GP Belgia 2025
Padahal, Norris memulai race dari posisi ketiga di belakang Charles Leclerc dan Oscar Piastri. Selain itu, Leclerc sempat memimpin balapan sebelum masuk ke pitstop pada lap ke-18. Namun Norris berhasil mengambil alih posisi terdepan di pertengahan race.
Hasil F1 GP Hungaria 2025
1. Lando Norris
2. Oscar Piastri
3. George Russell
4. Charles Lecrec
5. Fernando Alonso
6. Gabriel Bortoleto
7. Lance Stroll
8. Liam Lawson
9. Max Verstappen
10. Kimi Antonelli
Klasemen F1 2025
1. Oscar Piastri 284 poin
2. Lando Norris 275
3. Max Verstappen 187
4. George Russel 172
5. Charles Leclerc 151
6. Lewis Hamilton 109
7. Kimi Antonelli 64
8. Alex Albon 54
9. Nico Hulkenberg 37
10. Esteban Ocon 27
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Lionel Messi mencetak satu gol dan satu assist saat Inter Miami bangkit mengalahkan New England Revolution 2-1 di MLS.
November 2026 tidak memiliki libur nasional maupun cuti bersama. Simak lima tanggal merah hari Minggu untuk menyusun agenda bulanan.
WhatsApp menghadirkan empat fitur baru untuk grup, mulai dari pin pesan tanpa batas waktu hingga berbagi status dan riwayat chat.
Salah satu usaha yang secara khusus fokus pada bidang perawatan kaca kendaraan adalah Maxo Glass Detailing, yang menangani berbagai permasalahan kaca mobil sesu
Penelitian Universitas Toronto menemukan orang bisa menebak kelas ekonomi seseorang dari wajah. Namun, persepsi ini berisiko memicu diskriminasi.