Kimi Antonelli Kunci Gelar F1 2026, Kalahkan Rekor Vettel

Newswire
Newswire Senin, 02 November 2026 17:27 WIB
Kimi Antonelli Kunci Gelar F1 2026, Kalahkan Rekor Vettel

Kimi Antonelli/F1

Harianjogja.com, JAKARTA—Pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, mencuri perhatian setelah memastikan gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2026. Performa pembalap berusia 20 tahun itu mendapat pujian dari juara dunia F1 2025, Lando Norris, yang menilai pencapaiannya membuat pembalap lain tampak konyol.

Antonelli mengunci gelar juara dunia setelah finis di posisi ketiga pada Grand Prix (GP) Meksiko 2026, Senin (2/11/2026) WIB. Hasil tersebut membuat koleksi poinnya tidak mungkin lagi dikejar pesaing, meskipun musim ini masih menyisakan empat seri balapan.

Sepanjang musim 2026, Antonelli tampil konsisten dan berhasil memenangi sembilan dari 19 seri yang telah berlangsung. Capaian tersebut mengantarkannya mengumpulkan 380 poin di klasemen pembalap.

Norris, yang kini memperkuat McLaren, memberikan apresiasi atas pencapaian Antonelli. Menurut pembalap asal Inggris itu, penampilan sang pembalap Mercedes sepanjang musim layak mendapatkan pengakuan.

"Saya berharap setiap orang memberinya pujian yang pantas atas apa yang dicapainya musim ini karena dia membuat semua pembalap terlihat konyol. Saya pikir apa yang diraihnya menakjubkan," ujar Norris, dalam laman Formula 1.

Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Sebastian Vettel
Norris menilai Antonelli menjalani musim yang luar biasa dan pantas menyandang gelar juara dunia. Apalagi, prestasi tersebut diraih pada musim keduanya berkompetisi di ajang Formula 1.

Gelar juara dunia 2026 sekaligus menjadikan Antonelli sebagai kampiun termuda sepanjang sejarah F1. Dia merebut gelar tersebut pada usia 20 tahun 68 hari.

Antonelli memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Sebastian Vettel. Pembalap asal Jerman itu menjadi juara dunia ketika berusia 23 tahun 133 hari.

Selain mencatatkan rekor usia, Antonelli juga menjadi pembalap Italia ketiga yang berhasil meraih gelar juara dunia F1. Sebelumnya, Giuseppe Farina menjadi kampiun pada 1950, sedangkan Alberto Ascari meraih gelar pada 1952 dan 1953.

Norris turut menyampaikan kebahagiaannya atas keberhasilan Antonelli. Dia bahkan mengaku senang karena gelar yang diraihnya pada musim sebelumnya kini menjadi milik pembalap muda Mercedes tersebut.

"Dia baru 20 tahun, luar biasa. Saya amat sangat bahagia untuknya. Saya senang sekali gelar saya musim lalu menjadi miliknya. Dia layak untuk itu," tutur Norris.

Lewis Hamilton Ikut Puji Pencapaian Antonelli
Apresiasi terhadap keberhasilan Antonelli juga datang dari Lewis Hamilton. Pembalap Ferrari yang telah tujuh kali menjadi juara dunia F1 tersebut mengagumi pencapaian Antonelli di usia yang masih sangat muda.

Hamilton juga mengaku senang bisa berbagi podium dengan Antonelli dalam balapan yang memastikan gelar juara dunia pembalap Mercedes tersebut. Pada GP Meksiko 2026, Hamilton finis di posisi kedua, tepat di belakang Max Verstappen dari Red Bull Racing.

Hamilton menyebut momen tersebut sebagai salah satu pengalaman paling istimewa yang pernah dirasakannya di Meksiko.

"Seingat saya, itu salah satu momen paling spesial yang pernah saya alami di sini," kata Hamilton.

Klasemen F1 2026 Masih Menyisakan Empat Seri
Antonelli mengunci gelar juara dunia dengan raihan 380 poin. Jumlah tersebut tidak mungkin lagi dikejar pembalap lain meskipun masih ada empat seri yang harus diselesaikan pada musim 2026.

Empat balapan tersisa dijadwalkan berlangsung di GP Sao Paulo, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Dengan kepastian gelar tersebut, persaingan pada sisa musim tidak lagi memengaruhi posisi Antonelli sebagai juara dunia.

Di bawah Antonelli, Max Verstappen menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 261 poin. Sementara itu, Lewis Hamilton berada di urutan ketiga dengan koleksi 251 poin.

Hasil GP Meksiko turut memperlihatkan posisi ketiga pembalap tersebut dalam persaingan musim ini. Antonelli memastikan gelar setelah finis ketiga, Hamilton menempati posisi kedua, sedangkan Verstappen keluar sebagai pemenang balapan.

Keberhasilan Antonelli menjadi juara dunia pada musim keduanya sekaligus menambah catatan sejarah bagi Italia di ajang Formula 1. Pujian dari Norris dan Hamilton pun menjadi bagian dari sorotan atas pencapaian pembalap muda Mercedes tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online