Lagi, Sabar-Reza Terkunci Lawan Langganan di China Open
Ganda putra Sabar/Reza kembali tumbang dari Lane/Vendy di China Open 2026. Kegagalan ini menambah rekor buruk, simak pernyataan lengkap mereka di sini.
Voli - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Italia merebut gelar juara dunia voli putri FIVB 2025 dengan menundukkan Turki 3-2 pada partai final dramatis di Huamark Indoor Stadium, Bangkok, Minggu (7/9/2025).
BACA JUGA: Bupati Kulonprogo Tunjuk Kepala BPBD Dan Kesbangpol
Tim peringkat satu dunia itu tampil tangguh dalam laga lima set dengan skor 25-23, 13-25, 26-24, 19-25, 15-8. Kemenangan ini membawa Italia kembali ke puncak podium Kejuaraan Dunia setelah penantian 23 tahun sejak terakhir kali menjadi juara pada 2002.
“Saya percaya tim ini akan dikenang sebagai salah satu yang legendaris. Mereka melakukan yang terbaik setiap hari dan pantas mendapatkan semua yang telah mereka raih,” kata Pelatih Italia Julio Velasco dikutip dari Volleyballword.
Paola Egonu kembali menunjukkan peran vitalnya di partai puncak dengan torehan 22 poin, setelah tampil kurang konsisten saat semifinal menghadapi Brasil. Ia mengaku pencapaian ini sangat emosional. “Saya masih tidak percaya. Saya bangga dengan tim dan ini momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” kata Egonu.
Selain Egonu, Myriam Sylla juga bersinar dengan kontribusi 19 poin, sementara Ekaterina Antropova memberikan 14 poin penting dari bangku cadangan.
Di kubu lawan, bintang Turki Melissa Vargas menjadi top skor laga dengan 33 poin, didukung kapten Eda Erdem yang menambah 19 poin. Statistik menunjukkan Italia unggul dalam blok (14 berbanding 10), meski Turki lebih unggul dalam kill dan ace.
Titel juara dunia di Thailand menambah koleksi trofi impresif Italia dalam kurun waktu setahun terakhir. Sebelumnya, mereka sudah meraih medali emas Olimpiade Paris 2024, dua kali menjuarai Volleyball Nations League (VNL), dan kini menutup rentetan prestasi dengan mahkota dunia.
Italia juga menjadi tim nasional voli putri pertama sejak Kuba 2002 yang memegang gelar Olimpiade dan dunia secara bersamaan. Mereka juga mencatatkan rekor 36 kemenangan beruntun dalam kurun 15 bulan terakhir.
Bagi Italia, ini adalah gelar dunia kedua sekaligus medali keempat di ajang Kejuaraan Dunia. Mereka sebelumnya meraih perak pada 2018 dan perunggu pada 2022, sehingga hasil di Bangkok memperpanjang tren tiga podium beruntun.
Sementara itu, Brasil berhasil merebut posisi ketiga setelah menundukkan Jepang 3-2 dalam duel ketat. Tim Negeri Samba menutup turnamen edisi ke-20 ini dengan medali perunggu setelah menang 25-12, 25-17, 19-25, 27-29, 18-16 di laga perebutan tempat ketiga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ganda putra Sabar/Reza kembali tumbang dari Lane/Vendy di China Open 2026. Kegagalan ini menambah rekor buruk, simak pernyataan lengkap mereka di sini.
Penelitian NC State: 10 menit dengar kicauan burung redakan stres, tingkatkan suasana hati. Simak temuan lengkapnya tentang manfaat suara alam.
PSIM Jogja datangkan bek asal Ceko, Ondrej Rudzan, untuk perkuat lini belakang Super League 2026/2027. Simak pernyataan manajemen dan target pemain
Motor bertangki besar kembali dilirik karena mampu menempuh jarak lebih jauh. Berikut daftar motor dengan kapasitas tangki di atas 10 liter.
Lustrum XIII SMPN 1 Piyungan digelar 30 Juli-2 Agustus 2026 dengan bakti sosial, seminar nasional, Munas alumni, hingga pagelaran wayang.
Dinas Kesehatan Gunungkidul akan menempati gedung baru di kompleks kantor Pemkab terpadu sehingga gedung lama dipergunakan layanan Puskesmas Wonosari 2.