Pemkab Bantul Siapkan Aturan Pilur, Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong
Pemkab Bantul mulai matangkan Pilur 2026 di 30 kalurahan. Calon tunggal tetap bisa maju dan akan melawan kotak kosong.
Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo (tiga kanan) saat menyerahkan bantuan roda sepatu kepada atlet Perserosi Bantul yang akan berlaga di Porda DIY 2025 Gunungkidul di lapangan sepatu roda Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (8/9/2025).
Harianjogja.com, BANTUL – Dukungan untuk atlet sepatu roda Bantul yang akan berlaga di Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025 di Gunungkidul mulai mengalir. Ketua Komisi D DPRD Bantul menyalurkan bantuan roda sepatu untuk menunjang latihan para atlet, demi persiapan yang lebih matang dan menunjang prestasi para kontingen.
Ketua Komisi D DPRD Bantul, Pramu Diananto Indratriatmo menyatakan, pihaknya ingin memastikan cabang olahraga di Bantul mendapat perhatian serius menjelang Porda, terutama sepatu roda. “Ada 12 unit roda sepatu yang kami salurkan hari ini kepada para atlet. Harapannya atlet bisa semangat, termotivasi dan bisa membawa pulang medali untuk Bantul,” ujarnya, saat penyerahan bantuan di lapangan sepatu roda Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (8/9/2025).
BACA JUGA: PORDA XVII DIY 2025, Sleman Sabet Juara Umum di Cabor Taekwondo
Bantuan ini berasal dari alokasi APBD 2025. Pramu menambahkan, skema yang dilakukan berbeda dengan bantuan dari KONI yang biasanya bersifat remburs. “Kalau dari KONI biasanya dibelikan dulu baru diganti, sehingga kami membantu langsung agar latihan lebih lancar,” jelasnya.
Wakil Ketua Harian Pengkab Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Bantul, Sukro Riyadi menyambut baik adanya bantuan roda untuk para kontingen Bantul yang tengah bersiap menghadapi Porda DIY di Gunungkidul.
Menurut Sukro, bantuan peralatan ini sangat berarti bagi para atlet, mengingat sepatu roda termasuk olahraga yang membutuhkan perlengkapan khusus dengan biaya yang tidak murah. “Kami sangat mengapresiasi dukungan ini. Roda adalah komponen vital dalam olahraga sepatu roda, sehingga dengan adanya bantuan ini, atlet bisa lebih maksimal dalam berlatih,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan atlet Bantul saat ini sudah berjalan dengan intensif. Pihaknya menargetkan capaian medali pada Porda nanti bisa lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Dukungan fasilitas dan peralatan, kata Sukro, menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan performa.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Perserosi Bantul, Wisnu Widiantoro mengatakan, total ada 24 atlet yang terdiri dari 12 putra dan 12 putri yang akan turun di 12 nomor pertandingan di ajang Porda nanti. “Target kami minimal delapan medali emas, naik dua emas dibandingkan Porda sebelumnya di Sleman. Kami juga memberi kesempatan atlet-atlet muda tampil agar mereka mendapat pengalaman dan menjadi regenerasi bagi Bantul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mulai matangkan Pilur 2026 di 30 kalurahan. Calon tunggal tetap bisa maju dan akan melawan kotak kosong.
Maserati dikabarkan menggandeng Huawei dan JAC Motors untuk mengembangkan mobil listrik di tengah krisis penjualan global.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.
Cristiano Ronaldo berpeluang meraih dua trofi bersama Al Nassr akhir pekan ini sambil terus memburu target 1.000 gol karier.
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa