RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis saat ditemui di Lapangan Pakembinagun pada Rabu (8/10/2025).
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjaga tempo dan irama permainan, bermain dengan sejumlah variasi serangan, menjadi beberapa aspek di balik kemenangan lima laga beruntun yang diraih Super Elja.
Di laga terakhir, PSS berhasil melumat Kendal Tornado FC dengan skor 3-1 di Stadion Maguwoharjo. Bermain di hadapan pendukungnya, PSS memang tancap gas sedari laga di mulai. Namun di babak kedua, permainan PSS seperti sempat menurun.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari menjelaskan situasi yang terjadi di babak kedua saat menghadapi Kendal bukan penurunan fisik. Hal itu menjadi bagian dari taktik di mana timnya harus menjaga tempo.
Pria yang akrab disapa Uwak itu menjelaskan jika timnya tidak bisa terus-terusan tancap gas di sepanjang laga. Di mata Ansyari ada momen-momen tertentu timnya harus menjaga irama lalu memanfaatkan celah untuk menyerang balik. Hasilnya lahir lah gol ketiga PSS ketika Kendal tengah gencar-gencarnya menyerang.
"Sebenarnya bukan kami menurun dari segi kondisi fisik ya. Artinya kami kan memainkan irama, ada tempo di situ. Enggak mungkin kami main langsung dengan gas terus. Jadi ada irama sehingga kamk bisa melakukan counter attack," terang Ansyari dalam Post Match Press Conference pada Minggu (12/10/2025).
Saat ditekan lawan, Ansyari menginstruksikan agar para pemain menjaga compact defense. Praktis hal ini membuat serangan Super Elja seolah-olah mengendur karena pemain tengah disiplin menjaga garis pertahanan. Akan tetapi ketika lawan lengah dan muncul celah, Sleman langsung menyusun serangan balik yang membahayakan lawan.
"Jadi ketika mereka menekan, menekan, kami lebih memperkuat gimana kami compact defense kami. Itu yang yang yang kami instruksikan," ujarnya.
Soal strategi menyerang, Super Elja kata Ansyari hanya mengandalkan sektor flank. Memang, dua dari tiga gol PSS kontra Kendal lahir dari tusukan di sektor sayap. Bahkan hadiah penalti yang didapatkan PSS juga diawali dari pergerakan dan umpan dari sektor sayap.
Ansyari tak menampik jika skema serangan flank ini telah dilatih dalam latihan. Namun PSS kata dia tak hanya memainkan permainan sayap. Serangan Super Elja kata Ansyari juga dirakit dari segala arah.
"Ya yang pasti itu sudah dilatih ya. Jadi semuanya kami lakukan. Tapi tidak hanya dari wing play ya, dari flank, segala arah ya harus kami lakukan. Karena dalam sepakbola kalau hanya mengandalkan flank ditutup kami selesai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA . Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Inggris menjuarai Grup L Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Panama 2-0. Harry Kane pecahkan rekor, Kroasia dan Ghana juga lolos ke fase gugur.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Minggu 28 Juni 2026 didominasi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.