Dovizioso Sebut Marc Marquez Belum Segarang Dulu di MotoGP 2026
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Eduardo Perez/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Persebaya melepas pelatih Eduardo Perez Moran setelah 11 laga kompetitif, dengan manajemen memastikan pengganti sudah disiapkan menunggu proses administratif selesai.
Manajemen klub dalam keterangan resmi yang diunggah melalui media sosial menyatakan keputusan pemutusan hubungan kerja tersebut berdasarkan hasil evaluasi internal terhadap performa tim sepanjang paruh pertama musim.
"Perihal pelatih pengganti, Persebaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang. Namun, Persebaya akan bersikap profesional menunggu tuntasnya segala urusan legalitas," tulis akun resmi Instagram klub @officialpersebaya.
Pihak klub juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi coach Edu—sapaan akrab Eduardo Perez Moran—selama membimbing skuad Bajul Ijo.
Keputusan ini muncul setelah rangkaian hasil yang dinilai belum stabil. Pada laga terakhirnya, Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11/2025) sore.
Menanggapi keputusan ini, kapten Persebaya Bruno Moreira melalui unggahan di Instagram Story pribadinya menyampaikan penghargaan untuk dedikasi pelatih.
"Terima kasih untuk semuanya, coach Edu! Hormat setinggi-tingginya untuk pelatih dan pribadi seperti Anda. Semoga Anda selalu sukses," tulis akun @brunomoreira99.
Eduardo Perez Moran yang lahir di Madrid, Spanyol, pada 2 Desember 1976 merupakan pemegang lisensi Pro UEFA. Pelatih ini dikenal dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan intensitas pressing tinggi.
Sebelum menangani Persebaya, coach Edu memiliki rekam jejak di Indonesia sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia U-23 pada era Luis Milla (2017–2018). Ia juga pernah menjadi asisten pelatih Persija Jakarta dan memimpin PSS Sleman di awal 2020.
Pengalaman internasionalnya termasuk bekerja bersama klub Spanyol CP Villarrobledo, baik sebagai pelatih kepala maupun koordinator tim junior.
Persebaya merekrut coach Edu pada 3 Juni 2025 sebagai bagian dari restrukturisasi teknis menghadapi musim BRI Super League 2025/2026. Selama 11 pertandingan resmi, ia mencatatkan empat kemenangan, empat imbang, dan tiga kekalahan.
Salah satu prestasi terbaiknya adalah kemenangan 5-2 atas Bali United yang menurutnya berasal dari soliditas kolektif pemain. Sementara kekalahan 1-3 dari Persija Jakarta ia analisis terjadi akibat detail kecil dalam situasi bola mati.
Meski menghadapi dinamika performa, pelatih berusia 49 tahun itu meyakini Persebaya memiliki fondasi kuat untuk berkembang ke depan.
Persebaya memastikan akan bertindak profesional dalam proses pencarian pelatih baru dan akan mengumumkan pengganti setelah seluruh proses administratif diselesaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Harga emas menguat 0,84% sepekan dan diprediksi melanjutkan reli. Emas berpeluang menguji level US$4.503 per troy ounce.
Australia dan Malaysia menyampaikan belasungkawa atas gempa M7,7 di NTT yang berdampak pada ribuan warga dan menewaskan 47 orang.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.