Advertisement
Ganda Putri Dirombak, Apriyani Dipasangkan dengan Lanny
Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI - StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih ganda putri Indonesia Karel Mainaky memastikan perombakan pasangan utama sektor ganda putri setelah evaluasi performa sepanjang 2025 dinilai belum sesuai target.
Karel Mainaky memutuskan memisahkan dua pasangan utama, yakni Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti serta Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi. Keputusan tersebut diambil setelah serangkaian kesempatan diberikan, namun hasil yang dicapai belum memuaskan.
Advertisement
Dalam susunan baru, Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Lanny Tria Mayasari, sementara Siti Fadia Silva Ramadhanti dipadukan dengan Amallia Cahaya Pratiwi. Kombinasi ini dipilih berdasarkan kebutuhan teknis, termasuk kekuatan serangan, rotasi permainan, dan kesiapan fisik masing-masing atlet.
“Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi, tetapi hasilnya belum memuaskan. Saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan,” kata Karel dalam keterangan resminya, Senin.
Dalam komposisi baru, Apriyani dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia dipasangkan dengan Tiwi. Karel menjelaskan kombinasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan teknis masing-masing pemain.
Menurut Karel, Fadia membutuhkan pasangan dengan postur dan kekuatan serangan dari belakang, sedangkan Apriyani yang masih dalam proses kembali setelah cedera panjang, memerlukan partner yang mampu melakukan rotasi permainan dan memiliki power.
“Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu. Sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut,” ujar Karel.
Dua pasangan baru itu dijadwalkan melakoni debut pada Super 500 Indonesia Masters 2026 yang berlangsung pada 20–25 Januari.
Sementara itu, Karel mengaku cukup puas dengan perkembangan dua pasangan lainnya, yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Rachel/Febi meraih gelar Super 500 Australian Open 2025, sedangkan Ana/Trias menjadi runner-up.
Keempat pasangan tersebut juga masuk dalam proyeksi jangka menengah menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September–4 Oktober.
“Untuk proyeksi Asian Games memang saya ingin mendorong Rachel/Febi dan Ana/Trias, tetapi kami tidak menutup kesempatan bagi pasangan baru ini jika memang performanya lebih baik,” kata Karel.
Dua pasangan baru ganda putri Indonesia ini akan menjalani debut pada Indonesia Masters 2026 dan menjadi bagian dari persaingan menuju Asian Games 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD DIY Minta Masyarakat Waspada
- Alarm Berbunyi, Warga Wonosari Gagal Curi Kotak Infak di Bantul
- Pemkab Siapkan Rp5 Miliar untuk Perbaikan 253 RTLH di Gunungkidul
- Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa
- Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
Advertisement
Advertisement




