Advertisement
Mesin 850cc Bikin MotoGP 2027 Melambat, Ini Dampaknya
Ilustrasi Motogp - Foto Diolah menggunakan AI - StokCake
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Penggunaan mesin 850cc dan pembatasan aerodinamika diprediksi membuat MotoGP 2027 melambat hingga 2,5 detik per lap.
Penasihat Keamanan Dorna Sports, Loris Capirossi, memperkirakan selisih waktu tempuh bisa melambat hingga 2,5 detik per putaran dibandingkan era saat ini.
Advertisement
Langkah ini merupakan konsekuensi dari perubahan regulasi teknis besar-besaran yang akan diberlakukan pada musim tersebut untuk meningkatkan aspek keselamatan dan keberlanjutan kompetisi.
Era Baru: Mesin 850cc dan Pangkas Aerodinamika
BACA JUGA
Transformasi mendasar pada musim 2027 mencakup beberapa poin krusial yang akan mengubah wajah balap motor kasta tertinggi ini:
- Kapasitas Mesin: Turun dari 1000cc menjadi 850cc.
- Berat Minimal: Berkurang menjadi hanya 153 kilogram (kondisi kosong).
- Aerodinamika: Pembatasan ketat pada pengembangan winglet dan perangkat aero lainnya untuk mengurangi dirty air.
Capirossi mengonfirmasi bahwa perlambatan ini adalah hal yang tak terelakkan. "Data dari teknisi menunjukkan motor akan lebih lambat 1,5 hingga 2,5 detik dibandingkan motor saat ini. Penyebab utamanya adalah minimnya aerodinamika serta kapasitas mesin 850cc," ujarnya mengutip laporan Crash, Senin (12/1/2026).
Meski awalnya akan melambat, mantan pembalap ini menganggap fenomena tersebut sebagai siklus wajar. Ia merujuk pada transisi mesin 800cc pada tahun 2007 silam.
Saat itu, motor memang sempat melambat di awal musim, namun para pabrikan berhasil menemukan celah teknologi untuk kembali meningkatkan performa di tahun-tahun berikutnya. Capirossi optimistis kecepatan akan merangkak naik seiring pengembangan riset tim.
Di sisi lain, nada pesimistis datang dari legenda MotoGP, Casey Stoner. Juara dunia dua kali itu justru khawatir regulasi 2027 akan membuat tontonan menjadi kurang menarik.
Menurut Stoner, dengan kecepatan puncak yang lebih rendah dan batasan aerodinamika, peluang pembalap untuk melakukan aksi menyalip (overtake) yang dinamis bisa berkurang drastis. Hal ini dikhawatirkan akan mereduksi sisi spektakuler yang selama ini menjadi daya tarik utama MotoGP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kunjungan Perdana Prabowo ke IKN, Disambut Dengan Penuh Optimisme
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



