Advertisement
Ansyari Lubis Ungkap Kendala PSS Sleman Hadapi Pertahanan Barito
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis . - Harian Jogja // Catur Dwi JanatiÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menjelaskan kesulitan timnya menembus pertahanan rapat Barito Putera saat laga pekan ke-18 Pegadaian Championship di Stadion Maguwoharjo akhir pekan lalu. Menurutnya, strategi lawan berhasil mematikan sayap PSS sekaligus menutup ruang support dari lini kedua.
Ansyari menilai pertahanan Barito merupakan yang terbaik di Liga 2 musim ini. "Barito cuma beberapa kali kebobolan, dan mereka bisa mematikan sayap-sayap kami," ujarnya dalam Post Match Press Conference pada Sabtu (31/1/2026).
Advertisement
Dalam laga tersebut, PSS Sleman menurunkan dua winger atraktif, Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri, yang bergerak fleksibel di sisi kanan dan kiri. Kedua pemain beberapa kali membahayakan pertahanan lawan, namun pada menit ke-81, keduanya ditarik keluar bersamaan. Sebagai pengganti, Ansyari memasukkan Junior Haqi dan Jehan Pahlevi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan.
Ansyari menegaskan pergantian tidak terlambat. Riko dan Terens tetap merepotkan lawan dengan aksi satu lawan satu (1v1). Namun, ketika crossing berhasil dilepaskan, tidak ada cukup opsi pemain PSS di kotak penalti. "Mungkin bukan terlambat, Riko dan Terens banyak berhasil 1v1. Tapi ketika ada crossing, pemain kita kurang support. Cuma Tocantins, apalagi Renan luar biasa tinggi," katanya.
BACA JUGA
Menurut Ansyari, gelandang Frederic Injai seharusnya menjadi opsi tambahan di kotak penalti, mengingat posturnya yang jangkung. Namun, Barito pintar menjaga area tersebut sehingga menutup pergerakan Injai. "Seharusnya ketika Riko dan Terens bisa 1v1 dan crossing, harus ada yang support, terutama Injai. Tapi lawan sudah pintar, mencegah Injai masuk ke kotak 16," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Penebusan Pupuk Subsidi di Gunungkidul Tak Capai Kuota 2025
- Anggaran Rp160 Juta Digelontorkan, Ini Titik Pemberian Pakan Monyet
- Nisfu Syakban 2026 Jatuh 3 Februari, Malam Pengampunan dan Amalan
- BPBD Sleman: Lima EWS Rusak, Satu Hilang di Wilayah Rawan Bencana
- Kehidupan Air Purba Hadir di Taman Pintar, Target 750 Ribu Pengunjung
Advertisement
Advertisement



