Advertisement
Ricuh Liga 4! Pemain PSIR Serang Wasit, Suporter Jebol Pagar Stadion
Tangkapan layar
Advertisement
Harianjogja.com,JOGJA—Kompetisi Liga 4 kembali menjadi sorotan tajam seusai tindakan tidak sportif diperagakan pemain PSIR Rembang saat menjamu Persak Kebumen yang berujung pada kerusuhan penonton. Pertandingan tensi tinggi tersebut berlangsung di Stadion Krida, Kamis (12/2/2026).
Seusai laga berakhir, berbagai rekaman video yang memperlihatkan aksi anarkis pemain terhadap pengadil lapangan serta kericuhan massal di dalam dan luar stadion viral di media sosial.
Advertisement
Dalam video yang beredar, seorang pemain PSIR bernama punggung Rudy bernomor 99 terlihat mendekati wasit dengan gestur provokatif. Sesaat kemudian, sang pengadil lapangan tampak meringkuk kesakitan meskipun dugaan kontak fisik tidak tertangkap kamera secara jelas.
Situasi kian memanas ketika wasit Dwi Purba terlihat dikejar dan diduga mendapat tindakan kekerasan dari sejumlah penonton. Aparat kepolisian akhirnya turun tangan untuk melakukan evakuasi dan mengamankan situasi.
BACA JUGA
Di sisi lain, kelompok suporter PSIR Rembang, Ganster, secara resmi menyampaikan permohonan maaf melalui akun media sosial mereka. Mereka mengakui kegagalan dalam mengantisipasi massa yang meluap di tribun timur hingga berujung pada aksi menjebol pagar stadion.
“Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut dan mengecam keras tindakan massa yang telah melakukan pengrusakan dan kerusuhan di dalam maupun di luar stadion hingga mencoreng nama sepak bola Rembang,” tulis akun resmi Ganster.
Perwakilan suporter menyatakan akan segera menemui manajemen dan panitia pelaksana untuk melakukan evaluasi total agar kejadian serupa tidak terulang.
Seusai gelombang kecaman bermunculan di media sosial, publik kini menanti ketegasan Komite Disiplin PSSI dalam menjatuhkan sanksi atas runtuhnya nilai sportivitas di ajang Liga 4 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemerintah Siapkan THR 2026 untuk ASN, TNI, dan Polri Rp55 Triliun
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







