Advertisement
Real Madrid Kalah dari Osasuna, Arbeloa Beberkan Evaluasi Tim
Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe (tengah) berselebrasi bersama rekannya pada laga Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Sabtu (1/11/2025) waktu setempat. ANTARA FOTO/NurPhoto/f22photo/Guille Martinez - sgd
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA— Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mengakui skuadnya masih memiliki sejumlah kelemahan mendasar yang perlu segera dibenahi, terutama saat menghadapi lawan dengan pertahanan rapat serta menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Evaluasi tersebut disampaikan Arbeloa setelah Real Madrid menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Osasuna pada lanjutan Liga Spanyol, Minggu dini hari WIB. Osasuna unggul lebih dulu lewat gol Ante Budimir, sebelum Madrid menyamakan skor melalui Vinicius Junior. Gol Raul Garcia di menit-menit akhir memastikan kemenangan tim tuan rumah.
Advertisement
Arbeloa menilai dominasi penguasaan bola yang sempat ditunjukkan timnya belum cukup efektif karena sirkulasi permainan berjalan terlalu lambat saat menghadapi blok rendah Osasuna.
“Kami cukup menguasai permainan di babak pertama, tetapi kurang cepat dalam mengalirkan bola ketika menghadapi pertahanan rendah. Jika bola tidak bergerak cepat, lawan akan sangat mudah bertahan,” ujar Arbeloa dikutip dari laman resmi klub.
BACA JUGA
Selain kecepatan permainan, ia juga menyoroti minimnya variasi serangan yang dinilai terlalu terfokus di satu sisi lapangan.
“Kami harus bisa menyerang dari kedua sisi. Saat ini permainan kami terlalu condong ke sisi kiri. Jika terus seperti itu, lawan akan mudah membaca permainan kami,” katanya.
Di luar aspek taktik, Arbeloa menegaskan pentingnya manajemen kondisi pemain di tengah jadwal padat kompetisi. Keputusan menarik Federico Valverde disebutnya sebagai langkah pencegahan cedera.
“Valverde telah bermain sangat intens dalam beberapa pertandingan terakhir dan merasakan sedikit ketidaknyamanan. Saya memilih tidak mengambil risiko demi mencegah cedera yang lebih serius,” jelasnya.
Meski hasil negatif kembali didapat, Arbeloa menegaskan musim masih panjang dan peluang untuk memperbaiki performa tetap terbuka lebar.
“Masih banyak pertandingan tersisa. Ketika tidak berada di level terbaik, siapa pun bisa mengalahkan Anda. Kami sadar akan hal itu dan harus terus berkembang,” ujarnya.
Pelatih yang menggantikan Xabi Alonso tersebut juga mengingatkan bahwa laga tandang akan selalu menghadirkan tantangan berat karena setiap lawan tampil maksimal saat menghadapi Real Madrid.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Ini Respons KemenPPPA
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Kecelakaan Maut di Maguwoharjo, Satu Pengendara Motor Tewas
- Rumah Terbakar di Blimbingsari Sleman, 2 Motor Ludes
- Masjid Gedhe Kauman Jogja: Jejak Akulturasi dan Toleransi
- Starting XI PSS Sleman vs Persipura, Laga Penentu Puncak Klasemen
- Kota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
Advertisement
Advertisement



