Advertisement
Pedro Acosta: Ducati Makin Sulit Dikejar
Pembalap Ducati Marc Marquez. ANTARA/Ducati - am.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Pedro Acosta menilai Ducati kian mendominasi grid menjelang MotoGP 2026 meski KTM menunjukkan progres positif pada pengembangan RC16. Pembalap andalan Red Bull KTM Factory Racing itu mengakui jarak performa dengan pabrikan Italia justru terasa semakin melebar dibandingkan musim lalu.
Seusai rangkaian tes pramusim selama empat hari, KTM disebut masih berada di posisi ketiga dalam peta kekuatan, di bawah Ducati dan Aprilia. Ambisi memutus tren tanpa kemenangan sejak 2022 pun dinilai belum sepenuhnya realistis jika melihat data lintasan terkini.
Advertisement
Dalam simulasi sprint di MotoGP Thailand Grand Prix yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Acosta mulai bersikap terbuka mengenai situasi timnya. "Jika ditanya apakah motor ini jauh lebih baik, jawabannya adalah iya. Kita seharusnya bisa bertarung untuk kemenangan," ungkap Acosta, dikutip dari Crash.net, Minggu (22/2/2026).
Namun, pembalap berjuluk "Si Hiu" itu menilai peningkatan KTM belum cukup untuk menandingi dominasi Ducati. "Masalahnya, ada dua pabrikan yang saat ini benar-benar menonjol. Ducati masih mempertahankan dominasinya, bahkan terlihat lebih kuat dibanding tahun lalu," tambahnya.
BACA JUGA
Selain Ducati, Acosta juga menyoroti konsistensi Aprilia yang tetap kompetitif sejak akhir musim sebelumnya. Kondisi tersebut membuat persaingan menuju podium utama semakin ketat bagi pabrikan Austria itu.
Pada hari pertama tes di Buriram, Acosta tidak melakukan time attack dan lebih fokus pada ritme balap serta daya tahan komponen. Strategi tersebut membuatnya berada di posisi ke-14 dalam daftar waktu tercepat.
"Besok kami akan melakukan simulasi balapan penuh. Itulah saat di mana kebenaran akan terungkap," imbuh Acosta. Simulasi balapan penuh itu dinilai menjadi indikator utama apakah peningkatan RC16 mampu diterjemahkan menjadi hasil konkret pada seri pembuka MotoGP 2026.
Tanpa terobosan besar, musim ini diprediksi menjadi ujian berat bagi KTM. Dominasi Ducati yang semakin kuat memaksa setiap pembalap di grid bekerja lebih keras hanya untuk menjaga jarak kompetitif di lintasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Wamen HAM: Penganiayaan Anak oleh Oknum Brimob di Tual Langgar HAM
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement






