Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Casey Stoner/ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Legenda MotoGP, Casey Stoner, akhirnya dapat bernapas lega setelah menjalani operasi tulang punggung yang telah mengganggunya selama lebih dari 20 tahun.
Pembalap asal Australia yang pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2012 itu selama bertahun-tahun menderita cedera yang membuatnya harus mengakhiri karier lebih awal dari pembalap pada umumnya.
Dari serangkaian cedera yang pernah dialami, masalah tulang punggung muncul ketika ia mengalami kecelakaan pada 2003 di Kejuaraan Dunia 125cc.
Keputusan untuk menjalani operasi akhirnya diambil setelah rasa sakit yang ia rasakan dalam enam bulan terakhir menjadi tak tertahankan. Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar Stoner yang selama ini mengikuti perjuangannya melawan cedera.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Stoner memamerkan kondisinya selepas operasi. Ia menceritakan bagaimana awal mula cedera itu terjadi.
"Semuanya berawal dari kecelakaan pada 2003, ketika saya menabrak tumpukan jerami dengan kepala terlebih dahulu. Benturan itu menekan tulang belakang saya, dan meskipun saya berusaha sebaik mungkin selama lebih dari 20 tahun, beberapa tahun terakhir dan enam bulan terakhir menjadi tak tertahankan lagi. Sampai pada titik di mana operasi adalah satu-satunya pilihan yang realistis," kata Stoner dalam keterangannya.
Pengakuan ini menunjukkan betapa beratnya perjuangan yang ia hadapi selama dua dekade. Cedera yang awalnya mungkin tampak ringan ternyata berkembang menjadi masalah kronis yang mengganggu kualitas hidupnya.
Juara dunia MotoGP dua kali itu bersyukur operasi yang dilakukan benar-benar meredakan nyeri tulang punggung yang selama ini mengikutinya. "Pemulihan memang mengalami pasang surut, tetapi secara keseluruhan punggung saya tidak pernah terasa sebaik ini selama yang saya ingat," ujarnya.
Stoner bahkan mengungkapkan bahwa ia baru menyadari betapa parahnya kondisinya selama ini.
"Yang paling mengejutkan saya adalah menyadari bahwa ketika saya mengira punggung saya terasa 'baik' sebelumnya, saya masih hidup dengan rasa sakit yang konstan. Baru sekarang saya merasakan bagaimana rasanya tidak sakit punggung sama sekali," tutur Stoner dengan penuh rasa syukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.