Bantul Mulai Susun SPPR 2026-2030 agar Program OPD Selaras RTRW
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Kapten PSIM Jogja Reva Adi Utama saat ditemui seusai sesi latihan tim di Stadion Mandala Krida, Jogja, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja / Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA - Perayaan Idulfitri identik dengan hidangan tinggi kalori seperti opor, rendang, hingga aneka kue khas Lebaran. Namun, Kapten PSIM Jogja, Reva Adi Utama, punya cara tersendiri untuk tetap menikmati sajian tersebut tanpa mengorbankan kebugaran fisiknya.
Reva mengakui, momen Lebaran memang sulit dilepaskan dari menu berbahan ayam dan daging. Meski begitu, ia tidak terlalu tergoda untuk mengonsumsi secara berlebihan.
“Kalau Lebaran kan memang biasanya hidangannya ayam dan daging di rumah. Karena saya sendiri pencinta ikan, jadi sebenarnya biasa saja,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Pemain asal Makassar itu tetap memberi ruang bagi dirinya untuk mencicipi berbagai hidangan khas Lebaran, seperti opor, bakso, hingga rendang. Namun, ia menegaskan pentingnya menjaga porsi makan agar berat badan tetap terkontrol.
“Ya apa sajalah dicicipi, yang penting berat badan jangan sampai berlebihan,” katanya.
Di tengah jeda kompetisi, Reva menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik secara mandiri. Ia mengingatkan rekan-rekannya di skuad Laskar Mataram agar tetap menjalankan program latihan meski sedang libur.
“Meski libur, tetap latihan mandiri. Kita sebagai profesional harus tanggung jawab sama diri sendiri,” ucapnya.
Menurutnya, sebagai pemain senior, seluruh anggota tim sudah memahami kebutuhan fisik masing-masing. Hal ini penting agar saat kembali berkumpul, kondisi fisik tidak kembali dari titik awal.
Reva sendiri memastikan rutinitas latihannya tetap berjalan dengan dukungan pelatih pribadi. Ia mengisi waktu libur dengan latihan di pusat kebugaran, penguatan otot, serta lari ringan.
“Kebetulan saya punya pelatih sendiri. Jadi paling saya isi dengan gim, penguatan, sedikit lari,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan rekan setimnya, Fahreza Sudin. Ia menilai menjaga kondisi fisik dan pola makan menjadi kewajiban pemain profesional, terlebih setelah Lebaran tim masih dihadapkan pada jadwal pertandingan.
“Kalau terkait itu, kita profesional saja. Harus jaga kondisi dan pola makan,” ujarnya.
Fahreza mengaku tetap aktif berlatih selama libur dengan fokus pada latihan beban di pusat kebugaran untuk mengimbangi asupan kalori yang meningkat.
“Kalau saya biasa nge-gym sih. Fokusnya nge-gym selama libur,” katanya.
Di sela-sela disiplin menjaga kebugaran, Fahreza tetap menikmati hidangan khas kampung halamannya di Ternate. Ia menyebut kue pelita serta olahan ikan dengan sambal mentah sebagai menu favorit saat berkumpul bersama keluarga.
Dengan disiplin menjaga pola makan dan latihan, para penggawa PSIM berupaya memastikan performa tetap optimal saat kompetisi kembali bergulir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Timnas Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF 2026 melawan Kamboja sebelum menghadapi Vietnam dan Singapura. Simak jadwal lengkap serta peluang Garuda lolos
Fabio Quartararo resmi ke Honda HRC dengan kontrak 2 musim! Juara dunia 2021 ini gantikan Joan Mir dan siap hadapi era 850cc MotoGP. Simak selengkapnya.
Istana Kepresidenan menegaskan Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih meski evaluasi terus berjalan.
Final Piala AFF 2026: Timnas putri Indonesia vs Laos di Kuala Lumpur, Rabu 22 Juli pukul 19.45 WIB. Indonesia incar gelar kedua, Laos debut final.
Menjaga bumi tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, cukup dengan menanam satu pohon yang kelak memberi kehidupan bagi banyak orang