FIFA Panen Kritik, Presiden LaLiga: Infantino Harus Mundur
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Persaingan di papan atas Super League 2025-2026 kembali memanas saat Persib Bandung menjalani laga tandang penting melawan Dewa United pada pekan ke-28. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium, Senin (20/4/2026) pukul 19.00 WIB, menjadi momen krusial bagi Pangeran Biru untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Saat ini Persib masih memimpin dengan 64 poin, namun hanya unggul satu angka dari Borneo FC yang terus menempel ketat di posisi kedua. Situasi ini membuat setiap pertandingan menjadi penentu, termasuk laga kontra Dewa United yang berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas.
Di sisi lain, Dewa United datang dengan motivasi tinggi meski berada di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 40 poin dari 27 pertandingan. Bermain di kandang sendiri, tim tuan rumah dipastikan tidak akan memberikan ruang mudah bagi Persib untuk mengamankan tiga poin.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai Dewa United sebagai lawan yang memiliki kualitas lebih baik dari posisi mereka saat ini. Menurutnya, komposisi pemain Dewa United mampu memberikan ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Mereka memiliki banyak pemain berkualitas. Menurut saya mereka adalah salah satu tim terbaik di liga, tetapi mengapa mereka tidak berada di posisi yang lebih tinggi, saya tidak tahu,” ujar Hodak.
Ia juga menegaskan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur, meski ada satu pemain yang harus absen akibat sanksi kartu merah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan tim di tengah jadwal kompetisi yang padat.
“Suasana tim bagus dan kami menantikan tantangan ini. Dewa adalah tim yang bagus, mereka sedang dalam performa yang baik,” tambahnya.
Persib diperkirakan tetap mengincar hasil maksimal untuk menjaga jarak dari para pesaingnya di klasemen. Tambahan tiga poin bukan hanya penting, tetapi juga krusial untuk menjaga momentum dalam perburuan gelar musim ini.
Sementara itu, Dewa United dipastikan akan bermain dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki posisi di papan tengah sekaligus memanfaatkan dukungan suporter di kandang sendiri. Situasi ini membuat laga diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal.
Bagi Anda yang mengikuti ketat persaingan papan atas, duel ini menjadi salah satu pertandingan yang menentukan arah perebutan gelar. Hasil akhir laga ini bisa berdampak langsung pada posisi Persib di klasemen, apakah tetap bertahan di puncak atau harus rela tergusur oleh rival terdekatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.