Advertisement

Laga PSIM vs Persija Dipindah Suporter Jogja Minta Maaf ke Jakmania

Ariq Fajar Hidayat
Senin, 20 April 2026 - 09:47 WIB
Jumali
Laga PSIM vs Persija Dipindah Suporter Jogja Minta Maaf ke Jakmania Jumpa pers kelompok suporter PSIM bersama manajemen di Wisma PSIM, Baciro, Kota Jogja, pada Minggu (19/4/2026) malam. - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Keputusan pemindahan laga pekan ke-29 Super League Indonesia 2025-2026 antara PSIM Jogja dan Persija Jakarta ke Bali tanpa kehadiran penonton memunculkan respons emosional dari kelompok suporter di Yogyakarta.

Pertandingan yang semula direncanakan berlangsung di Stadion Sultan Agung Bantul kini harus digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, akibat kendala perizinan dan pertimbangan teknis.

Advertisement

Dua kelompok suporter PSIM, Brajamusti dan The Maident, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Persija Jakarta dan kelompok pendukungnya, The Jakmania, atas kondisi yang membuat laga tidak dapat digelar di kandang PSIM.

Presiden Brajamusti, Muslich Burhanuddin, mengakui bahwa pertandingan ini sebenarnya sangat dinantikan oleh kedua kubu suporter. Namun dinamika situasi membuat laga tidak bisa terlaksana di Yogyakarta seperti yang diharapkan.

“Pertandingan pada tanggal 22 hari Rabu itu sangat ditunggu oleh teman-teman baik dari Brajamusti maupun The Jakmania. Akan tetapi setelah dinamika yang terjadi di wilayah DIY, bahkan di Jakarta khususnya, teman-teman ini harus dengan berbesar hati,” ujarnya dalam konferensi pers di Wisma PSIM Baciro, Minggu (19/4/2026) malam.

Ia juga menyoroti hubungan baik yang selama ini terjalin antara suporter PSIM dan Jakmania, termasuk pengalaman saat PSIM bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno di mana ribuan suporter mendapat sambutan baik dari tuan rumah.

“Saya mewakili DPP Brajamusti juga meminta maaf kepada saudara-saudara kita The Jakmania. Ketika kita menjadi tuan rumah, kita tidak bisa menyambut, tidak bisa memberikan fasilitas seperti yang teman-teman Jakarta berikan kepada kami,” katanya.

Meski laga tidak digelar di Jogja, Brajamusti berharap hubungan antarsuporter tetap terjaga dan tidak terpengaruh oleh situasi ini. Mereka juga mengajak Jakmania yang sudah terlanjur datang ke Jogja untuk tetap disambut sebagai tamu.

“Jogja adalah rumah kedua dari Jakmania. Kita tetap sambut saudara-saudara dari Jakarta sebagai keluarga,” ucapnya.

Sebagai bentuk alternatif, suporter berencana menggelar nonton bareng di beberapa titik di Yogyakarta, termasuk di Stadion Mandala Krida, untuk mengakomodasi suporter yang sudah datang ke kota tersebut.

Ketua Umum The Maident, Rendy Agung Prasetya, juga menyampaikan permintaan maaf serupa kepada Jakmania. Ia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga komunikasi dan hubungan baik antarsuporter.

“Mohon maaf sekali karena ini di luar dugaan kita. Semoga ke depan kita bisa saling berkomunikasi lebih baik lagi, bersinergi, tidak ada hal-hal yang mengecewakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana PSIM, Wendy Umar, menjelaskan bahwa keputusan pemindahan venue diambil setelah berbagai opsi stadion di Yogyakarta dan Jawa Tengah tidak memungkinkan digunakan karena keterbatasan waktu dan faktor keamanan.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut juga mempertimbangkan risiko sanksi dari operator liga apabila pertandingan tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal resmi.

“Kami harus menyelesaikan kompetisi sesuai jadwal dari LIB dan PSSI. Jika tidak, sanksinya sangat berat bagi PSIM,” katanya.

Wendy juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terdampak, termasuk suporter PSIM dan Persija, serta mengapresiasi kesediaan pihak Persija yang mengikuti perubahan lokasi pertandingan demi kelancaran kompetisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tragedi Berdarah Louisiana! Delapan Anak Tewas dalam Penembakan Massal

Tragedi Berdarah Louisiana! Delapan Anak Tewas dalam Penembakan Massal

News
| Senin, 20 April 2026, 12:47 WIB

Advertisement

Jangan Salah Bawa, Ini Batas Power Bank di Kabin Pesawat

Jangan Salah Bawa, Ini Batas Power Bank di Kabin Pesawat

Wisata
| Senin, 20 April 2026, 09:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement