Perpanjangan SIM: Hari Ini ada di Satpas dan MPP Sleman
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Piala FA - thefa.com
Harianjogja.com, JOGJA— Kemenangan Chelsea FC atas Leeds United di semifinal FA Cup justru memicu kontroversi. Bukan gol semata yang jadi sorotan, melainkan dugaan instruksi taktik untuk membuang waktu yang diakui langsung oleh pelatih.
Chelsea menang tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat, namun momen krusial terjadi di babak kedua saat Leeds mulai menekan. Dalam situasi tersebut, pertandingan sempat terhenti setelah kiper Robert Sanchez terjatuh di lapangan.
Sorotan kemudian mengarah ke pinggir lapangan, ketika kamera menangkap pelatih interim Calum McFarlane memberikan instruksi kepada pemainnya. Bek Tosin Adarabioyo disebut diminta menyampaikan pesan agar kiper “jatuh” untuk menghentikan permainan.
Situasi itu dimanfaatkan untuk mengumpulkan pemain dan menyampaikan instruksi taktik baru. Yang memicu polemik, McFarlane tidak membantah tindakan tersebut.
“Sejujurnya, saya tidak yakin tentang keributan itu. Saya menggunakan kesempatan itu untuk berbicara dengan para pemain,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip dari Football London.
Pengakuan ini langsung memantik kritik, terutama terkait aspek fair play. Dalam sepak bola profesional, tindakan mengulur waktu memang kerap terjadi, namun simulasi cedera secara sengaja dianggap melanggar etika permainan.
Dari kubu Leeds, reaksi keras datang dari gelandang Ethan Ampadu yang memprotes langsung kepada wasit Jarred Gillett. Ia menilai timnya kembali dirugikan oleh taktik serupa yang disebut sudah berulang terjadi musim ini.
Kritik juga datang dari mantan kiper Rob Green. Ia mengakui praktik tersebut memang dikenal di sepak bola, tetapi menegaskan hal itu seharusnya tidak dibenarkan.
“Sebagai mantan kiper, saya tahu ini sering direncanakan, tetapi ini harus dihentikan,” ujarnya.
Kontroversi ini memicu kembali perdebatan soal integritas dalam sepak bola modern. Sejumlah pengamat mendorong aturan yang lebih tegas terhadap simulasi cedera, termasuk kemungkinan sanksi kartu bagi pemain atau tindakan disipliner terhadap pelatih.
Di sisi lain, Chelsea tetap melangkah ke final dan akan menghadapi Manchester City. Namun, bayang-bayang kontroversi berpotensi memengaruhi citra tim menjelang laga puncak.
Peristiwa ini menegaskan dilema klasik dalam sepak bola: antara strategi untuk menang dan batas sportivitas yang harus dijaga. Ketika taktik mulai menyentuh ranah manipulasi, pertanyaan besar muncul—sejauh mana kemenangan layak diperjuangkan?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Beban pegawai dalam APBN 2025 mencapai Rp512,60 triliun, naik 7,58% dibandingkan 2024. Polri, Kemenhan, dan Kemenag menjadi instansi dengan beban pegawai terbes
FIFA resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup 2026 yang masuk kalender resmi FIFA. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division dengan hadiah juara mencapai US$1 juta.
Pengiriman chipset smartphone global turun 15% di semester I-2026. Qualcomm dan MediaTek tertekan, Apple & Samsung naik. Simak analisis lengkap Counterpoint!
Indonesia menempati peringkat kedua dunia sebagai negara dengan jumlah universitas terbanyak, mencapai 3.277 kampus. Simak daftar lengkap 10 negara teratas.
Putri Kusuma Wardani bertahan di peringkat 6 dunia BWF per 30 Juli 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu hanya terpaut 565 poin dari posisi lima besar yang ditempa