Tren Sepatu Pink Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Rahmatsho Rahmatzoda/PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA— Kabar kurang baik menghampiri PSIM Jogja jelang laga menghadapi Persita Tangerang. Dua pemain pilar, Rahmatsho Rahmatzoda dan Anton Fase, dipastikan belum bisa diturunkan karena masih dalam proses pemulihan cedera.
Dokter tim PSIM Jogja, Hansel, menyebut kondisi Rahmatsho belum memungkinkan untuk tampil pada laga terdekat. “Untuk pertandingan selanjutnya melawan Persita, dia belum bisa bermain. Untuk durasi absennya, kami masih belum bisa memastikan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Meski demikian, ada perkembangan positif dari kondisi Rahmatsho. Pemain asal Tajikistan itu sudah mulai menjalani latihan ringan di pinggir lapangan sejak pekan ini, sebagai bagian dari tahapan pemulihan.
Tim medis bersama pelatih fisik juga memberikan program latihan khusus untuk menjaga kebugarannya. Selain latihan terpisah, Rahmatsho menjalani program gym guna mempertahankan massa otot selama masa pemulihan.
Evaluasi lanjutan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk menentukan kesiapan fungsional bagian tubuh yang cedera. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar apakah ia bisa segera kembali bertanding atau masih membutuhkan waktu tambahan.
Sementara itu, kondisi Anton Fase masih memerlukan perhatian lebih. Hingga kini, Anton belum kembali berlatih di lapangan dan masih menjalani pemulihan melalui program gym dengan pengawasan tim medis.
Belum ada kepastian kapan Anton dapat kembali merumput bersama tim. Proses pemulihan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko cedera berulang.
Kabar lebih positif datang dari pemain lain di skuad PSIM. Tim medis memastikan seluruh pemain selain dua nama tersebut berada dalam kondisi bugar hingga sesi latihan terakhir.
Absennya dua pemain ini menjadi tantangan tersendiri bagi PSIM dalam menghadapi Persita. Namun, tim pelatih diharapkan mampu menyiapkan strategi alternatif untuk menjaga performa tim tetap kompetitif.
Bagi suporter Laskar Mataram, dukungan tetap menjadi energi penting bagi tim. Proses pemulihan pemain membutuhkan waktu dan tidak bisa dipaksakan demi menjaga performa jangka panjang.
Dengan penanganan yang tepat, diharapkan Rahmatsho dan Anton dapat kembali memperkuat tim dalam kondisi terbaik. Perkembangan keduanya akan terus dipantau menjelang pertandingan-pertandingan berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepatu pink mendominasi Piala Dunia 2026, tren baru hasil visibilitas, fesyen global, dan ekspresi pemain di lapangan.
Sultan HB X menegaskan pelestarian purbakala penting untuk menjaga jati diri bangsa. Mahasabha Purbakala dideklarasikan di Jogja.
Simak cara mudah membedakan souvenir Piala Dunia 2026 asli dan palsu agar tidak tertipu saat berburu merchandise.
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Timnas U19 Indonesia finis peringkat ketiga AFF U19 2026 usai kalahkan Kamboja 1-0. Ini evaluasi dan susunan pemainnya.