PSIM Jogja Resmi Lepas Fahreza Sudin

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Rabu, 08 Juli 2026 05:17 WIB
PSIM Jogja Resmi Lepas Fahreza Sudin

Fahreza Sudin/PSIM Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Perombakan skuad PSIM Jogja menjelang Super League 2026/2027 kembali berlanjut. Kali ini giliran Fahreza Sudin yang resmi berpisah dengan PSIM Jogja setelah menjadi bagian penting perjalanan tim sepanjang musim 2025/2026.

Keputusan tersebut menambah daftar pemain yang meninggalkan Laskar Mataram pada bursa transfer pramusim. Dengan berpisahnya Fahreza, PSIM Jogja kini telah melepas enam pemain sebagai bagian dari proses pembentukan tim untuk menghadapi kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Sebelum Fahreza, manajemen PSIM Jogja lebih dahulu mengumumkan perpisahan dengan Andy Setyo, Ikhsan Chan, Deri Corfe, Donny Warmerdam, dan Anton Fase.

Selama membela PSIM Jogja pada musim 2025/2026, Fahreza tampil dalam 23 dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani tim.

Pemain asal Ternate tersebut turut menyumbangkan dua gol dan dua assist sepanjang kompetisi.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan Fahreza selama memperkuat Laskar Mataram.

“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM Jogja, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” ujar Steven dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).

Selain berkontribusi dalam menciptakan peluang dan mencetak gol, Fahreza juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim di lini tengah.

Berdasarkan data klub, gelandang berusia 25 tahun tersebut mencatatkan 380 umpan sukses dari 466 percobaan operan sepanjang musim.

Kontribusinya juga terlihat dalam aspek bertahan dengan torehan 17 tekel, 21 intersepsi, dan dua sapuan.

Sementara saat membantu serangan, Fahreza melepaskan 20 tembakan, dengan 10 di antaranya tepat sasaran ke gawang lawan.

Steven menilai Fahreza selalu menunjukkan komitmen tinggi selama menjadi bagian dari PSIM Jogja.

Menurutnya, perpisahan antara klub dan pemain merupakan bagian dari dinamika yang lazim terjadi dalam sepak bola profesional.

“Kita semua tahu bahwa dinamika dalam sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu ia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” katanya.

Manajemen PSIM Jogja berharap pemain tersebut dapat melanjutkan karier dengan baik di klub berikutnya.

“Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Fahreza ke depannya. Semoga kesuksesan dan pencapaian gemilang selalu menyertai langkah Fahreza di pelabuhan karier yang baru,” ucap Steven.

Berpisahnya Fahreza menandai berlanjutnya proses penyusunan skuad PSIM Jogja menjelang Super League 2026/2027. Sejumlah posisi masih berpotensi mengalami perubahan seiring langkah manajemen dan tim pelatih dalam menyiapkan komposisi terbaik untuk menghadapi persaingan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online