In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Foto arsip. Pebola voli Red Sparks Megawati Hangestri atau Megatron mengacungkan jempolnya saat melawan Indonesia All Star dalam laga eksebisi di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/4/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar mengejutkan datang dari kancah voli nasional. Opposite andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari skuad tim nasional voli putri. Keputusan ini diambil pemain berjuluk "Megatron" tersebut melalui surat permohonan yang diajukan kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada 27 April 2026.
Pemain yang dijuluki “Megatron” itu mengambil langkah ini dengan mempertimbangkan keberlanjutan karier profesional, pemulihan kondisi fisik, serta rencana jangka panjangnya.
PP PBVSI menyatakan pihaknya menghormati pilihan hidup sang pemain. Federasi telah memberikan restu atas pengunduran diri pemain asal Jawa Timur tersebut dan memastikan akan tetap memberikan dukungan moral bagi karier Megawati ke depan.
“PBVSI menghargai segala pertimbangan dari Megawati dan menyetujui pengunduran dirinya dari skuad tim nasional,” tulis pernyataan resmi federasi.
Langkah ini menjadi kehilangan besar mengingat Megawati merupakan tulang punggung lini serang Merah-Putih di berbagai ajang internasional. Absennya pemain kunci ini memaksa tim kepelatihan untuk melakukan penyesuaian strategi secara cepat menjelang pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Agenda Padat Timnas Voli Putri 2026
Mundurnya Megawati terjadi di tengah agenda padat yang harus dihadapi timnas voli putri. Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wakabid Binpres) PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menjelaskan bahwa seusai pemanggilan 17 pemain terbaik, tim akan langsung dipersiapkan untuk tiga ajang bergengsi:
AVC Nation’s Cup for Women: Filipina, 6-9 Juni 2026.
6th SEA V League for Women: Vietnam dan Thailand, akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
AVC Continental Cup for Women: Tianjin, 21-30 Agustus 2026.
“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul maksimal pada 4 Mei 2026,” tegas Loudry pada Senin (27/4/2026).
Meski tanpa Megawati, sejumlah nama langganan timnas tetap menghiasi daftar pelatnas, seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, hingga Maradanti Namira. Selain itu, ada wajah baru yang mencuri perhatian yakni Shindy Sasgia Dwi Yuniar yang mendapatkan debut panggilan di level senior.
Kursi kepelatihan kali ini dipercayakan kepada pelatih kawakan, Marcos Sugiyama. Di bawah kepemimpinannya, timnas diharapkan mampu menjaga marwah voli Indonesia di kancah Asia meski komposisi tim mengalami perubahan signifikan. Penggemar voli tanah air kini menanti bagaimana racikan Marcos Sugiyama dalam memaksimalkan potensi pemain yang ada demi mempertahankan prestasi internasional Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Putra petani asal Banyumas, Mohamad Toriq Anwar, menjadi lulusan terbaik IPDN 2026 dan menerima penyematan pangkat langsung dari Presiden Prabowo.
Pemangkasan anggaran Perpusnas 2026 dan perkembangan AI dinilai UMY menjadi tantangan besar bagi budaya membaca dan literasi masyarakat.
John Herdman menyebut laga Indonesia melawan Vietnam menjadi peluang besar untuk menguasai Grup A Piala AFF 2026 dan membuka jalan ke semifinal.
Basarnas mengevakuasi 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep. Sebanyak 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.
DPC PKB Sleman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pengurus baru langsung menargetkan kemenangan Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi partai.