Advertisement

Putri KW Kalah, Indonesia Tertinggal di Semifinal Uber

Abdul Hamied Razak
Sabtu, 02 Mei 2026 - 19:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Putri KW Kalah, Indonesia Tertinggal di Semifinal Uber Pebulu tangkis tim Uber Indonesia Putri Kusuma Wardhani saat tampil di Thomas & Uber Cup 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Denmark, Sabtu (25/04/2026). (ANTARA - HO/PBSI)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Langkah tim putri Indonesia di ajang Piala Uber 2026 mendapat tantangan berat setelah tunggal pertama Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan pemain andalan Korea Selatan, An Se Young, dalam laga semifinal yang digelar di Forum Horsens, Sabtu (3/5/2026).

Putri KW kalah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 5-21. Hasil ini membuat Indonesia tertinggal sementara 0-1 dari Korea Selatan dalam perebutan tiket final.

Advertisement

Pada gim pertama, Putri tampil cukup percaya diri dan mampu mengimbangi permainan cepat serta variasi pukulan yang ditampilkan An Se Young. Duel berlangsung ketat sejak awal hingga skor sempat imbang 10-10. Bahkan, Putri beberapa kali mampu menekan lewat reli panjang dan permainan net yang rapi.

Namun memasuki fase krusial, pemain Korea Selatan yang saat ini menempati peringkat satu dunia tersebut mulai menunjukkan kualitasnya. Konsistensi dan akurasi pukulan An membuat Putri tertinggal 16-19 sebelum akhirnya harus menyerah tipis 19-21.

Memasuki gim kedua, dominasi An Se Young semakin terlihat. Perubahan tempo permainan yang lebih cepat serta minimnya kesalahan sendiri membuat Putri kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan, An sempat mencetak sembilan poin beruntun yang membuat jarak skor melebar hingga 16-3.

Dalam kondisi tertinggal jauh, Putri tampak kehilangan ritme dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Gim kedua pun berakhir dengan skor mencolok 5-21 untuk kemenangan An Se Young.

Dalam keterangannya melalui PBSI, Putri mengaku cukup puas dengan performanya di gim pertama meski belum mampu meraih kemenangan.

“Di gim pertama saya bisa mengimbangi ritme permainan lawan. Tapi di gim kedua dia mengubah tempo dan saya cukup kesulitan mengikutinya,” ujar Putri.

Ia juga menyoroti kemampuan An Se Young dalam membaca pola permainan sejak awal pertandingan. Menurutnya, hal tersebut menjadi faktor penting yang membuatnya kesulitan keluar dari tekanan.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim Indonesia yang masih harus berjuang di partai berikutnya. Berdasarkan format pertandingan Piala Uber, tim yang lebih dulu meraih tiga kemenangan akan melaju ke final.

Secara statistik terbaru, An Se Young memang menjadi salah satu pemain paling dominan di sektor tunggal putri dunia dalam beberapa musim terakhir, dengan konsistensi mencapai final di berbagai turnamen BWF serta rasio kemenangan yang tinggi sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Meski tertinggal, peluang Indonesia belum sepenuhnya tertutup. Tim Merah Putih masih memiliki sektor ganda dan tunggal lainnya yang diharapkan mampu membalikkan keadaan dan menjaga asa menuju partai puncak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Siaga Hadapi AS

Selat Hormuz Kembali Memanas, Iran Siaga Hadapi AS

News
| Sabtu, 02 Mei 2026, 17:57 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement