PSS Sleman Siapkan Strategi untuk Matikan Pencetak Gol Terbanyak Sementara Liga 1

Jumali & Budi Cahyana
Jumali & Budi Cahyana Senin, 12 Agustus 2019 19:57 WIB
PSS Sleman Siapkan Strategi untuk Matikan Pencetak Gol Terbanyak Sementara Liga 1

Alex dos Santos Goncalves (biru) berduel dengan bek Bali United Haudi Abdillah pada laga Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (18/7/2019). Di laga itu Persela menang 2-0 berkat dua gol Alex./Antara-Syaiful Arif

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyanto menyiapkan strategi khusus untuk meredam ujung tombak Persela Lamongan Alex dos Santos Goncalves dalam pertandingan pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/8/2019).

“Jangan sampai bola mengalir ke dia [Alex dos Santos]. Tetapi bagaimanapun ini kan menyangkut kolektivitas. Apalagi dalam permainan, situasi akan berubah. kadang apa yang kita inginkan, bisa berubah di lapangan. Kami hanya bisa mengingatkan,” kata Seto, Senin (12/8/2019).

Alex adalah pencetak gol terbanyak sementara di Liga 1 2019 dengan koleksi 12 gol dari 11 laga. Striker 29 tahun ini mencetak tiga brace dalam empat pertandingan terakhir Persela, yakni saat ditahan imbang Persib Bandung 2-2 di Stadion Surajaya, Lamongan, Kamis (8/8/2019), ditahan seri Borneo FC 2-2 di Surajaya, Senin (29/7/2019), dan menang 2-0 atas Bali United di Surajaya, Kamis (18/7/2019). Sebelum tiga brace tersebut, Alex mengemas hattrick saat Persela mencukur Kalteng Putra 3-0 pada pekan kedelapan.

Alex sangat tajam karena 12 gol yang dia lesakkan datang dari 22 tembakan akurat (dari 37 upaya percobaan tembakan yang dia lepaskan).

Namun, PSS punya pengalaman meredam striker tajam. Pekan lalu saat mengalahkan Perseru Badak Lampung FC 2-0, Super Elang Jawa bisa mematikan pergerakan striker dengan rata-go per laga tertinggi di Liga 1 musim ini, Francisco Torres. Soliditas Alfonso de La Cruz dan Ikhwan Ciptady dalam memenangi duel menjadi kunci membatasi pergerakan Torres.

Metode serupa bisa diterapkan untuk menghadapi Alex. Namun, PSS kudu ekstra waspada. Musababnya, tak seperti Perseru Badak Lampung FC yang sangat bergantung pada Torres dan kompatriotnya Marquinhos Carioca, Persela punya skuat yang relatif seimbang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online