Ratusan Karya Bocor, Ariana Grande Tempuh Jalur Hukum
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Sidik Saimima (kiri), Kushedya Hari Yudo (tengah), dan Yevhen Bokhashvili (kiri), merayakan kemenangan PSS atas PSM./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro tak menyangka anak asuhnya bisa membalikkan keadaan dan menundukkan PSM Makassar 3-2 pada pertandingan pekan ke-16 Liga 2 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (22/8/2019). Seto mengira timnya bakal kalah karena di babak pertama sudah tertinggal 0-2 lewat gol Eeron Markkanen dan Zulham Zamrun.
“Kami beruntung dan bersyukur. Kami tidak menyangka bisa meraih hasil ini karena kami sempat tertinggal di babak pertama. Berpikir bisa seri saja susah,” katanya seusai pertandingan.
Seto membuat keputusan penting saat turun minum dengan menarik Dave Mustaine yang kurang efektif dan memasukkan Sidik Saimima. Permainan Super Elang Jawa pun menjadi lebih bertenaga. Perbedaan kualitas PSS sangat mencolok di babak pertama dan kedua. Sebelum paruh permainan, PSS sepuluh percobaan tembakan dan hanya tiga yang akurat. Setelah istirahat, Super Elang Jawa melepas 12 percobaan tembakan, empat di antaranya akurat dan tiga berbuah gol: dua dari kaki Brian Ferreira dan satu dari kaki Kushedya Hari Yudo.
Namun, Seto tak ingin menonjolkan keputusan tepatnya mengganti pemain.
“Kemenangan ini bukan karena taktik dan stretegi, tetapi karena kemauan dari pemain. Saya salut dengan pemain. Mereka tampil ngotot dan tidak mau kalah. Mental ini harus kami bawa ke pertandingan selanjutnya,” lanjut Seto.
Menurut Seto, kegigihan dan kerja keras mampu mengimbangi kualitas pemain PSM yang lebih unggul.
“Kami kalah baik dalam kualitas permainan dan individu.Tapi, para pemain mau dan punya keinginan luar biasa yang mampu mengubah hasil akhir. Kemenangan ini kami persembahkan kepada mereka, karena luar biasa perjuangan mereka,” ujar Seto.
Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic juga salut dengan permainan dari PSS Sleman.
“Di babak kedua kami kebobolan tiga gol, lewat skema yang sudah saya ingatkan berkali-kali. Saya sendiri respek dengan PSS Sleman. Pemain saya tidak fokus di babak kedua, mereka mampu membalikkan keadaan. Selamat untuk PSS Sleman,” ucap Darije.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.