Persib Pindah 3 Laga Kandang ke Si Jalak Harupat, Ini Jadwalnya
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Launching Jersey PSIM Jogja di Balai Kota Jogja, Rabu (11/3/2020) malam./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja memperkenalkan jersey utamanya pada launching tim di Balaikota Jogja, Rabu (11/3/2020) malam.
Seperti musim sebelumnya, PSIM Jogja tetap mempertahankan motif batik parang rusak sebagai identitas tim.
Hal ini terlihat dari dua kelir jersey yang dikenakan pada kompetisi Liga 2 2020.
PSIM Jogja akan menggunakan jersey berkelir biru untuk melakoni laga kandang.
Berbeda dengan musim sebelumnya, kali ini kostum kandang lebih didominasi dengan lima garis biru tua dan empat garis biru.
Garis horizontal melambangkan kesan tenang. Garis berjumlah lima, dalam kosmologi Jawa berasosiasi pada “panca” atau kekuatan diri. Empat garis mendatar warna biru berasosiasi pada “kerta” atau kemenangan. Jumlah garis di jersey home ini berjumlah sembilan yang berarti “Hanggatra” yaitu kesempurnaan.
Sementara dua garis emas “dwi” diantara logo PSIM Jogja memiliki arti keseimbangan. Sedangkan pada pundak terdapat motif batik parang rusak sebagai identitas Jogja. Warna kuning emas pada jersey diambil dari lambang Kraton Ngayogyakarta.
Warna emas di kostum dipilih karena PSIM Jogja mendasarkan kepada sisi heritage. Warna kuning emas melambangkan prestasi, kesuksesan, serta kejayaan.
“Jadi, secara keseluruhan jersey home PSIM Jogja musim 2020 memiliki arti luas kekuatan diri untuk meraih kemenangan menuju kesempurnaan atau kejayaan dengan didasari keseimbangan antara doa dan kerja keras,” kata Desainer Jersey PSIM Jogja, Ditya Fajar Rizkyzha, Rabu (11/3/2020).
Ditya mengungkapkan PSIM akan menggunakan kostum tandang yang didominasi warna putih. Tiga garis vertikal berwarna biru dan dua garis abu-abu vertikal dengan pola batik parang rusak ditambahkan di tengah kostum.
Garis vertikal pada jersey away melambangkan kesan stabil dan memberi kekuatan. Garis biru vertikal berjumlah tiga mempunyai makna tim PSIM Jogja yang bersinergi dengan dua kelompok suporternya, Brajamusti dan The Maident untuk mengarungi kompetisi Liga Indonesia.
Dua garis abu-abu di antara tiga garis biru dengan pola batik parang rusak, mempunyai arti sama dengan “dwi” atau keseimbangan.
Sementara warna abu-abu juga memberikan kesan elegan pada tampilan jersey ini. Aksen warna emas juga diberikan pada kostum tandang yang bermakna kemenangan.
“Jrsey away ini memiliki makna kekuatan yang stabil yang dimiliki PSIM Jogja melalui dukungan penuh kedua suporternya untuk meraih kemenangan pada laga tandang,” ucap Ditya.
Sementara dalam launching tim, di hadapan suporter baik Brajamusti dan The Maident, Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro meminta restu dan doa agar diberi kelancaran menjalani kompetisi.
"Optimisme harus dibawa. Saya mohon doa restu untuk PSIM. Keinginan tetap naik ke Liga 1. Kami hanya bisa berusaha dan doakan kami untuk bisa mencapainya," kata Seto.
Skuat PSIM 2020
KIPER
78 Jordyno Putra Dewa
86 Sandi Firmansyah
20 Ivan Febrianto
BELAKANG
26 Beny Wahyudi
32 Risman Maidullah
2 Hendra Wijaya
84 Purwaka Yudi
15 Kurniadi Trisakti
5 Sunni Hizbullah
3 Al Rizqy Dwi Prananda
# Crah Angger
TENGAH
6 Ahmad Baasith
23 Ichsan Pratama
28 Yudha Alkanza
19 Yoga Pratama
22 Tegar Pangestu
18 Raymond Tauntu
DEPAN
87 Supriyadi
9 Martinus Novianto
96 Dwi Rafi Angga
27 Ken Noveryan
17 Nanda Nurrandi
29 Talaouhu Abdulmushafry
41 Slamet Budiyono
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.