Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Embolo Bongkar Kunci Kemenangan
Swiss kalahkan Aljazair 2-0 di Piala Dunia 2026. Breel Embolo ungkap kunci kemenangan timnya.
Dua tombak tajam Manchester United, Marcus Rashford (kiri) dan Anthony Martial./PremierLeague.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Manchester United menerima duit 75 juta paun atau sekitar Rp 1,4 triliun dari Adidas setelah lolos ke Liga Champions Eropa 2020-2021. Jika gagal menembus empat besar Liga Primer Inggris 2019-2020 dan hanya tampil di Liga Europa musim depan, Red Devils hanya menerima 50 juta paun per tahun.
Setelah mengalahkan tuan rumah Leicester City 2-0 di Stadion King Power, pada pekan terakhir Liga Inggris, Minggu (26/7/2020), Manchester United memastikan finis di urutan ketiga atau masuk dalam zona empat besar yang berhak tampil di Liga Champions musim depan.
Manchester United menempati urutan kedua dalam soal pendapatan uang dari sponsor perlengkapan olahraga di Liga Primer Inggris. Liverpool di urutan pertama, dengan mendapat 80 juta paun dari Nike. Selanjutnya Machester City dengan 70 juta paun dari Puma serta Chelsea dan Arsenal masing-masing 65 dari Nike dan Adidas.
Tapi, pemasukan yang dari Manchester United dan kawan-kawan di Liga Primer Inggris dari sponsor perlengkapan olahraga itu jauh di bawah dua raksasa La Liga Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, yang mendapat dari Adidas dan Nike sebesar 121 dan 110 juta euro atau sekitar Rp 2 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Swiss kalahkan Aljazair 2-0 di Piala Dunia 2026. Breel Embolo ungkap kunci kemenangan timnya.
KPK dalami pengakuan Menhut soal amplop dari Bupati Kuansing. Diduga terkait izin kawasan hutan dan gratifikasi.
Teh hijau usai makan malam bantu turunkan kolesterol LDL. Kaya katekin dan antioksidan, tapi bukan solusi instan.
Bantul dapat kuota 90 siswa Sekolah Rakyat 2026. Prioritas anak miskin ekstrem, proses masih menunggu SK Gubernur.
BPOM temukan obat palsu Codrela dan Trivam Fliege. Tak terdaftar, berbahaya, dan beredar luas di marketplace.
Kemendag tarik Minyakita berbau solar dari peredaran. Produk diganti dan produsen terancam sanksi tegas.