Telegram Kalah di Pengadilan India, Pemblokiran Sementara Berlaku
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Trofi Liga Champions./Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—UEFA resmi menunjuk Daniel Siebert sebagai wasit final UEFA Champions League Final 2026 yang mempertemukan Arsenal FC melawan Paris Saint-Germain FC. Penunjukan ini langsung menarik perhatian karena Arsenal memiliki rekor sempurna saat dipimpin wasit asal Jerman tersebut.
Partai final dijadwalkan berlangsung di Puskás Aréna pada Sabtu, 30 Mei 2026 waktu setempat.
Dalam empat pertandingan yang pernah dipimpin Siebert, Arsenal tercatat selalu meraih kemenangan di semua kompetisi.
Pada musim Liga Champions 2025/2026, Siebert memimpin dua pertandingan Arsenal, yakni leg pertama perempat final melawan Sporting CP dan leg kedua semifinal menghadapi Atletico Madrid.
Kedua pertandingan tersebut berhasil dimenangkan skuad asuhan Mikel Arteta.
Catatan itu membuat sebagian pendukung Arsenal menilai penunjukan Siebert bisa menjadi pertanda positif bagi The Gunners menjelang laga terbesar mereka musim ini.
Di sisi lain, pengalaman Siebert dengan PSG justru sangat minim.
Wasit berusia 42 tahun itu disebut belum pernah memimpin pertandingan PSG sepanjang musim ini, sehingga gaya permainan tim asuhan Luis Enrique dinilai masih relatif asing baginya.
UEFA juga telah mengumumkan daftar lengkap perangkat pertandingan yang akan bertugas pada final nanti.
Berikut susunan perangkat pertandingan final Liga Champions 2026:
Bagi Siebert, penunjukan ini menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya karena untuk pertama kalinya memimpin final Liga Champions.
Sebelumnya, ia sudah memiliki pengalaman di berbagai turnamen besar internasional.
Pada musim ini saja, Siebert memimpin sembilan pertandingan Liga Champions.
Ia juga pernah bertugas di UEFA Euro 2020, UEFA Euro 2024, serta masuk daftar wasit 2022 FIFA World Cup di Qatar.
Namun, Siebert tidak masuk daftar utama wasit Jerman untuk 2026 FIFA World Cup karena Federasi Sepak Bola Jerman hanya mengirim satu wakil, yakni Felix Zwayer.
Selain final Liga Champions, UEFA juga telah menetapkan perangkat pertandingan untuk dua final kompetisi Eropa lainnya.
Final UEFA Europa League Final 2026 akan dipimpin Francois Letexier, sedangkan final UEFA Conference League Final 2026 dipimpin Maurizio Mariani.
Kini perhatian publik tertuju pada duel Arsenal kontra PSG yang diprediksi berlangsung ketat.
Arsenal berharap rekor positif bersama Siebert terus berlanjut, sementara PSG memburu gelar Liga Champions yang selama ini menjadi target utama klub asal Paris tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Penjualan motor listrik naik hingga empat kali lipat setelah kenaikan harga BBM. Tren tukar tambah motor bensin ke motor listrik ikut meningkat.
PP Tunas jadi langkah perlindungan anak digital, Meutya Hafid soroti risiko platform dan pentingnya ruang aman.
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
AS lolos 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil bangkit, Haiti dan Turki tersingkir di laga Grup C dan D, Sabtu 20/6/2026.