Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ratusan suporter mengepung Omah PSS, Kamis (30/9/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman tak bisa berbuat banyak untuk memenuhi desakan suporter PSS yang meminta Pelatih Dejan Antonic dipecat.
Ratusan suporter menggeruduk Omah PSS di Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, sejak Kamis (30/9/2021) sore hingga malam hari. Namun, belum ada keputusan yang memuaskan fans.
Para suporter mulai mendatangi Omah PSS sekira pukul 15.30 WIB. Dengan pakaian didominasi hitam, mereka meneriakkan Dejan Out dan Marco Out.
Perwakilan manajemen PSS, M. Eksan menjelaskan keputusan pemecatan Dejan tetap ada pada direksi. "Kami jajaran manajemen tidak bisa langsung memutuskan," ujarnya.
Manajemen kemudian menyampaikan lima poin. Pertama, mengerti kekecewaan yang dialami oleh Sleman Fans dan telah melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Kedua, manajemen PT PSS berikan teguran keras kepada tim kepelatihan. Tim masih dalam proses untuk mencapai performa terbaik khususnya dari sisi fisik. Manajemen percaya tim akan segera bangkit dan kembali ke performa yang seharusnya.
Ketiga, manajemen akan memonitor ketat performa tim di putaran kedua. Manajemen juga akan mengevaluasi Dejan Antonic dan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk menjaga tim tetap di dalam jalur yang telah ditargetkan.
Keempat, manajemen telah melakukan komunikasi dengan pemain, pelatih, ofisial, dan semua jajaran berkomitmen bangkit dan mendapatkan hasil terbaik pada pertandingan berikutnya.
Kelima, manajemen, pemain, pelatih dan ofisial meminta dukungan dan kepercayaan dari seluruh fans.
Sementara, saat berbicara melalui sambungan telepon dengan perwakilan suporter, Direktur Utama PT PSS Marco Gracia Paulo mengatakan bersedia memecat Dejan, tetapi dia menyebut markas PSS akan dipindah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.