FAD DIY Siapkan Suara Anak Daerah 2026
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Suporter bersiap menyambut kepulangan PSS Sleman, di perbatasan Prambanan, Jumat (29/10/2021)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman urung kembali ke Sleman pada Jumat (29/10/2021). Padahal, ribuan suporter sejak pagi sudah menunggu di perbatasan Prambanan, Jalan Solo, Kapanewon Prambanan.
PSS masih bertahan di Solo, Jawa Tengah, tempat digelarnya lanjutan Liga 1 2021/2021.
BACA JUGA: Marco Blak-blakan Setelah Out dari PSS Sleman: Saya Sangat Kecewa dengan Manajemen
Para suporter telah menantikan kedatangan tim kesayangannya sejak pukul 09.00 WIB, yang berangsur bertambah hingga hingga siang. Mereka mengenakan atribut PSS Sleman, bendera dan berpakaian dominan hitam. Mereka mendapat informasi bus PSS Sleman berangkat dari Solo pukul 09.00 WIB.
Kedatangan Super Elang Jawa dinanti suporter lantaran sebelumnya cukup lama berada di Solo untuk menjalani sejumlah pertandingan Liga 1 2021/2021. Di samping itu, konflik yang sempat mencuat antara suporter dengan manajemen yang berujung perombakan direksi dengan diberhentikannya Marco Gracia Paulo dari Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), turut menjadikankan momen ini spesial.
Dalam cuitan akun Brigata Curva Sud (BCS) di Twitter pada Kamis (28/10/2021), suporter menyambut baik kabar yang yang telah lama dinantikan, dengan tetap memperjuangkan tuntutan yang masih tersisa, yakni agar PSS Sleman memecat pelatih Dejan Antonic dan bek Arthur Irawan.
Mereka juga mengimbau Sleman Fans agar tidak melakukan tindakan yang merugikan berbagai pihak serta menunggu PSS Sleman dari pernatasan Prambanan hingga rumah dinas Bupati Sleman. "Hari ini bukan lagi tentang menang ataupun kalah. Sebab sejatinya kemenangan milik PSS Sleman. Selamat datang Super Elang Jawa," tulis akun tersebut.
Para suporter menunggu tim kesayangannya sembari sesekali bernyanyi bersama. Namun hingga tengah hari di titik penyambutan belum juga terlihat tanda-tanda kedatangan PSS Sleman.
BACA JUGA: Dituduh Terlibat Pengaturan Skor Liga 2, Ini Jawaban Putut Wijanarko
Setelah seharian menunggu, ribuan suporter terpaksa menelan pil pahit. BCS melalui akun Twitter mengungkapkan kronologi batalnya Super Elang Jawa kembali ke Sleman.
“Direksi PT PSS telah menyepakati akan memulangkan tim PSS ke Sleman pada hari ini (29/10). Beberapa teman-teman BCS sedari subuh hari ini telah mencoba mendatangi hotel pemain di Solo, guna melakukan koordinasi dan memastikan kepulangan tim. Namun kemudian, manajemen melarang tim untuk pulang ke Sleman. Padahal mayoritas pemain sudah bersedia untuk pulang. Kemudian pada siang hari, Direksi PT PSS tiba di Solo dan kemudian memanggil manajemen untuk dapat bertemu dengan teman-teman BCS. Manajemen tetap bersikukuh untuk tidak memulangkan PSS ke Sleman hari ini. Bagi teman-teman yang masih berada di area Prambanan bisa untuk balik kanan terlebih dahulu sembari menunggu kabar teman-teman di Solo. Namun bagi yang masih ingin menunggu, mari kita jaga kondusifitas bersama. Jaga Sleman, Jaga PSS!” demikian keterangan BCS melalui utas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.