AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Liga 1
Harianjogja.com, JAKARTA—Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali mengkritik keras pelaksanaan Seri 4 BRI Liga 1 di Bali saat ini. Akmal Marhali menilai banyak fasilitas yang tidak layak untuk gelaran kompetisi profesional.
Dalam keterangan resmi Save Our Soccer, Senin (10/1/2022), Akmal Marhali, mengatakan semula ada harapan besar kompetisi di new normal yang dapat menjadi pondasi kuat, kokoh, kompetitif, sehat, profesional, dan bermartabat. Namun harapan itu belum bisa diwujudkan. Kompetisi sepak bola Indonesia baru sebatas sekadar jalan. “Banyak regulasi yang dilanggar, banyak pula kebijakan yang berubah di tengah jalan,” kata Akmal Marhali.
Menurutnya dipilihnya Bali sebagai tuan rumah Seri 4 Liga 1 terkesan dipaksakan. Semula Bali tidak masuk dalam daftar calon tuan rumah sistem bubble to bubble yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai lokasi gelaran Liga 1 yang dibagi menjadi enam seri. Semula hanya ada Jakarta-Tangerang- Bekasi, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi tiba-tiba Bali muncul sebagai tuan rumah di tengah jalan menggantikan Jawa Timur. Hingga saat ini belum ada keterangan penyebab pemindahan itu.
Dalam pelaksanaanya Bali menggunakan empat stadion sebagai tuan rumah yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta di Kabupaten Gianyar, Stadion I Gusti Ngurah Rai di Kota Denpasar, Stadion Kompyang Sujana di Kota Denpasar, dan Stadion Samudra di Kabupaten Badung.
Dalam keterangan PSSI melalui Wakil Ketua Umum, Iwan Budianto, mengaku telah melakukan verifikasi berupa tiga aspek yang menjadi poin utama. Verifikasi itu meliputi infrastruktur lapangan, lampu, marketing area, serta host broadcaster area.
“Entah model verifikasi apa yang dilakukan. Faktanya, hanya Stadion I Wayan Dipta yang layak, tiga lainnya di bawah standar Liga 1. Mulai dari ruang ganti yang tidak layak, lampu penerangan, sampai soal penyiaran. Bahkan, buat menggelar jumpa pers saja menggunakan tenda portabel. Sudah seperti acara turnamen 17-an antarkampung,” kata Akmal.
Ia mendorong PSSI dan LIB harus menjelaskan ke publik penyebab ketidaksiapaan Bali menjadi tuan rumah. Ia menilai sangat rugi besar baik materil maupun imaterial jika kompetisi sekadar jalan. Wajar, bila ranking kompetisi Indonesia di AFC berada di posisi 24 Asia dan tujuh di ASEAN. Bahkan, untuk verifikasi Liga Champions Asia tak lolos langsung. “Bagaimana mau mendapatkan timnas yang kuat bila kompetisinya tidak sehat. PSSI harus segera mengambil sikap soal buruknya tata kelola sepak bola nasional,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.