Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Pelatih PSS Sleman I Putu Gede/Instagram @pssleman
Harianjogja.com, JOGJA - PSS Sleman terus menyiapkan diri jelang melawan Madura United (MU) pada pekan ke-20 BRI Liga 1 2021/2022, Selasa (18/1/2022) mendatang.
Pelatih PSS Sleman, I Putu Gede menyatakan anak asuhnya sudah siap untuk menghadapi Laskar Sappe Kerab.
“Latihan hari ini didominasi sesi taktikal sebagai persiapan menghadapi Madura United. Kita juga evaluasi kekurangan tim pada saat melawan Arema FC kemarin. Secara keseluruhan kami sudah siap untuk menghadapi Madura nanti,” ujar Putu Gede,, Minggu (16/1/2022).
Putu Gede menambahkan ada beberapa latihan yang pertama kali mereka coba pada persiapan menghadapi Madura United. Hasilnya, latihan tersebut sudah dimengerti oleh pemain PSS dan ia berharap bisa berjalan ketika pertandingan.
Terkait kesiapan, Putu Gede memastikan skuat PSS siap menghadapi Madura United.
“Saya rasa semua pemain dalam kondisi bagus. Termasuk Jepri, ia sudah mulai pulih dan tadi sudah ikut latihan bersama tim. Namun, kita tetap lihat semua kondisi pemain terakhir nanti ketika latihan resmi pada esok hari,” ungkapnya.
Menurut dia, perjalanan Madura United musik ini banyak mengalami perubahan dari kursi pelatih dan kehadiran pemain-pemain kunci di putaran kedua ini. Oleh karena itu PSS harus mewaspadai kekuatan dan perubahan di Madura United.
“Madura United mengalami banyak perubahan. Sekarang ada Renan Silva dan Beto Goncalves. Permainan mereka lebih tajam dan lebih kuat di penguasaan bola juga. Mereka juga kuat di lini belakang walau pada pertandingan terakhir Jaime absen,” kata dia.
“Semoga komposisi mereka di lini belakang tidak berubah dan kita bisa memanfaatkan celah-celah di situ sembari kita juga bisa mengantisipasi keberadaan pemain berbahaya lainnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.