Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Gianluca Pandeynuwu - Ligaindonesiabaru
Harianjogja.com, JOGJA — Borneo FC resmi melepas kiper utamanya musim lalu, Gianluca Pandeynuwu. Kiper 24 tahun itu memilih tidak memperpanjang kontrak di Borneo FC demi mencoba peruntungan lain di klub barunya musim depan.
“Terima Kasih Gianluca Pandeynuwu, Sukses Untuk Karir Kedepannya. MANYALA!!,” tulis akun instagram @BorneoFC, Senin (4/4/2022) sore.
Sementara Gianluca Pandeynuwu mengucapkan terima kasih kepada Borneo FC karena telaj menjadi tempat belajar.
"Terima kasih untuk Borneo FC yang menjadi tempat saya belajar selama tujuh musim. Saya harus pamit untuk lebih berkembang lagi," ucap Gian.
Perjalanan Gian memang cukup panjang bersama Borneo FC. Dia memulai karir bersama Pesut Etam Junior yang menjadi jembatan ke tim senior.
"Puji Tuhan perjalanan yang luar biasa. Benar-benar memulai dari nol dan saya harus coba tantangan baru," imbuhnya.
Namun Gian belum mau menyebut tim anyarnya. Dia masih ingin fokus menikmati masa libur setelah penat berkompetisi.
"Nanti kalau sudah resmi baru diumumkan. Ada beberapa klub yang menghubungi. Sekarang masih menikmati libur bareng keluarga," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
PLN UID Sumut memastikan pasokan listrik untuk 4,87 juta pelanggan kembali normal usai blackout di Sumatra Bagian Utara.
Nilai tukar rupiah menguat ke Rp17.696 per dolar AS seiring optimisme perdamaian AS-Iran dan turunnya harga minyak dunia.
BGN meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG untuk memantau kualitas Makan Bergizi Gratis melalui penilaian guru dan posyandu
Kemenhaj memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Makkah dan siap diberangkatkan ke Arafah secara bertahap.
PLN memastikan sistem kelistrikan Sumatera kembali normal setelah blackout akibat cuaca buruk yang terjadi pada Jumat (22/5/2026).