Komisi III DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA - Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong mengatakan dirinya tidak memanggil striker Ronaldo Kwateh ke skuad senior lantaran pesepak bola berusia 17 tahun itu dinilai sulit bersaing di tengah banyaknya pemain di posisi serupa yaitu sayap.
“Ronaldo masih sulit bermain di tim senior. Jadi, daripada tidak mendapatkan kesempatan, lebih baik dia berkompetisi di Turnamen Toulon (bersama timnas U-19-red),” ujar Shin di Jakarta, Kamis (26/5).
Juru taktik asal Korea Selatan itu pun berharap Ronaldo mendapat pengalaman berharga di Toulon. Sebab, di sana dia akan menghadapi tim-tim kuat dengan pemain-pemain muda berkualitas bagus.
Ronaldo Kwateh sebelumnya menjadi bagian dari timnas U-23 yang berkompetisi di Sea Games 2021. Di Pesta Olahraga Asia Tenggara itu, Ronaldo tampil baik dengan melesakkan satu gol dan membantu Indonesia meraih medali perunggu.
Akan tetapi, performa tersebut belum membuat Shin memasukkan Ronaldo ke dalam daftar pemain timnas senior yang disiapkan untuk laga persahabatan FIFA kontra Bangladesh, Rabu (1/6), dan persiapan Kualifikasi Piala Asia 2023.
Untuk posisi sayap, Shin lebih memilih sosok-sosok sarat pengalaman seperti Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana, Stefano Lilipaly, Terens Puhiri, Irfan Jaya dan Irfan Jauhari.
Namun, keputusan berbeda dibuat Shin untuk teman sebaya Ronaldo Kwateh, Marselino Ferdinan. Marselino, yang fasih bermain sebagai gelandang, dianggap Shin Tae-yong mempunyai kemampuan untuk bersaing di timnas senior.
“Meski fisik Marselino masih kurang ideal, dia masih bisa bersaing dan menunjukkan performa yang bagus,” tutur Shin.
Sementara terkait timnas U-19 yang berangkat ke Prancis untuk mengikuti Turnamen Toulon 2022, Shin menyebut bahwa performa mereka semakin bagus setelah beberapa pemainnya menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan.
Shin sendiri diputuskan tidak melatih langsung timnas U-19 yang akan ke Toulon karena fokus menyiapkan skuad timnas Indonesia menyambut laga persahabatan FIFA kontra Bangladesh, 1 Juni 2022 di Bandung dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait pada 8-14 Juni 2022.
Hal itu membuat timnas U-19 untuk sementara dipimpin oleh Radoncic dan pelatih timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti.
“Permainan timnas U-19 semakin bagus. Saya melihat langsung performa mereka dalam laga uji coba melawan Persita, Rabu (25/5). Saya juga mendapatkan laporan dari staf pelatih setiap harinya,” kata Shin.
Turnamen Toulon 2022 akan berlangsung pada 29 Mei-12 Juni 2022 di Prancis. Pada turnamen untuk pemain U-17 sampai U-23 itu, Indonesia berada di Grup B bersama Meksiko, Ghana dan Venezuela.
Turnamen Toulon tersebut juga menjadi salah satu persiapan timnas U-19 menuju Piala Dunia U-20 tahun 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.