6 Aplikasi AI yang Bisa Bikin Notulen Rapat Otomatis
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Logo Liga 1 - Ist
Harianjogja.com, SURABAYA — Madura United FC memperpanjang capaian positifnya di awal musim Liga 1 2022/2023 dan menguasai puncak klasemen sementara selama empat pekan beruntun.
Pada pekan ke-4, Madura United sukses mengais satu poin hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (14/8) sore.
Tambahan poin tersebut membuat Madura United kini mengoleksi 10 poin, sama dengan perolehan poin Persikabo 1973 di peringkat kedua. Namun, Madura United unggul selisih gol atas Persikabo.
Posisi puncak ini kemungkinan besar aman dari PSM Makassar dari peringkat ke-5 karena meskipun poinnya sama, selisih golnya terlalu jauh untuk dikejar.
Hasil imbang itu pun diperoleh secara dramatis. Madura United yang membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Lulinha di menit ke-7, dibalas dua gol oleh Persebaya di menit ke-28 oleh SIlvio Junior dan di menit ke-48 oleh Sho Yamamoto.
Jelang pertandingan berakhir, Madura United akhirnya menyamakan kedudukan di menit ke-90+3. Cleberson sukses menggetarkan gawang tuan rumah dan menghindarkan Madura United dari kekalahan.
Pelatih Madura United Fabio Lefundes menjelaskan gol tersebut bukan keberuntungan semata. Sebab, skema bola mati itu sudah dilatih berkali-kali di dalam latihan. Pergerakan pemain asing Madura United sudah terencana.
"Cleberson sudah tahu harus bergerak ke mana karena satu minggu kami latih jika dapat peluang seperti itu. Sebenarnya kami sempat coba opsi set piece pertama, tetapi tidak berjalan sempurna. Lalu kami coba opsi set piece kedua dan berhasil dapat satu gol," ujar pelatih asal Brasil itu, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Senin (15/8/2022).
Dia mengakui bahwa pertandingan berjalan sangat sengit. Tim kebobolan dua gol dan tertinggal cukup lama jadi bukti betapa berkualitasnya Persebaya, meski berisikan pemain-pemain muda.
Fabio Lefundes beruntung karena pemainnya punya pengalaman dan modal yang baik dari tiga laga sebelumnya. Sehingga, posisi tertinggal tidak membuat para pemain kehilangan harapan untuk terus mencetak gol.
"Tidak ada laga mudah dalam 34 pertandingan musim ini, semuanya pasti susah, termasuk lawan tim anak-anak muda. Mereka bermain lepas. Kalau mereka salah passing, mereka akan berusaha lagi," kata pelatih berusia 49 tahun.
"Tetapi pemain saya lebih berpengalaman. Kami cukup lelah setelah melewati laga-laga sebelumnya dengan intensitas tinggi, mau siapapun lawannya, termasuk Persebaya. Jadi pertandingan ini tidak mudah," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam aplikasi AI ini dapat membantu membuat notulen rapat, transkripsi, rangkuman, dan action items secara otomatis.
Sebanyak 78 atlet dari enam negara mengikuti Panglima TNI Cup 2026 dan Kejurnas Paralayang di Bukit Joglo, Wonogiri.
Cek harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 23 Agustus 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia cerah berawan pada Minggu, termasuk Jogja. Sejumlah daerah berpotensi hujan dan kabut.
Cek rute dan tarif Trans Jogja 2026, mulai Rp500 untuk pelajar hingga Rp3.500 untuk pembayaran tunai.
Ole Romeny mendapat kartu merah saat Fortuna Sittard kalah 0-2 dari AZ Alkmaar. Justin Hubner tampil membela Fortuna hingga pertandingan berakhir.