Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Pembalap RNF MotoGP Racing Andrea Dovizioso - MotoGP.com
Harianjogja.com, JOGJA—Andrea Dovizioso secara terang-terangan tidak tertarik dengan World Superbike (WSBK). Inilah yang menjadi pertimbangan, kenapa akhirnya dirinya memilih pensiun usai tidak kompetitif pada MotoGP 2022.
BACA JUGA: Andrea Dovizioso Tinggalkan Ducati
“Saya tak punya dendam kepada WSBK. Level persaingannya bagus. Tetapi, saya sendiri tidak pernah mengendarai motor superbike. Selain motor MotoGP, saya hanya pernah mengendarai motor produksi, atau motor jalanan yang dimodifikasi,” kata Dovizioso dikutip TuttoMotoriweb, Jumat (30/12/2022).
Di sisi lain, Dovizioso menganggap jika perbedaan antara MotoGP dan WSBK terlalu besar, sehingga membutuhkan gaya balap yang berbeda.
“Perbedaannya bagi saya terlalu besar. Karena harus mengendarai motor dengan cara yang berbeda. Saya selalu menggunakan motor prototipe sepanjang karier, mulai 125, 250 hingga MotoGP. Anda harus menghadapi material motor yang berbeda, dan itu menjadi pembeda utama. Saya terlalu jauh dari superbike,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa