Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Menpora, Zainudin Amali. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dan Sekretaris Jenderal PSSI 2021-2023 Yunus Nusi terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI 2023-2027 dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta, Kamis (16/2/2034).
Dikutip dari keterangan PSSI yang diterima di Jakarta, Kamis, Zainudin Amali meraih 66 suara dari para pemilik suara (voter).
Adapun Yunus Nusi mendapatkan 63 suara, sementara Sekjen PSSI 2017-2020, Ratu Tisha Destria gagal menjadi Wakil Ketua Umum karena cuma meraih 41 suara.
Dengan demikian, kepengurusan PSSI 2023-2027 sudah memiliki ketua umum baru yakni Menteri BUMN Erick Thohir.
BACA JUGA: Liga 2 Disetop, Persipura Somasi PSSI
Saat pemilihan, Erick mengantongi 64 suara voter. Mantan Presiden Inter Milan itu mengungguli pesaing terkuatnya yakni Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti yang hanya mengamankan 22 suara.
Berikutnya, KLB memasuki pemilihan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI 2023-2027.
Ada 54 nama yang menjadi calon Exco tersebut. Mereka memperebutkan 12 kursi Exco sesuai dengan Statuta PSSI.
Statuta PSSI menyatakan bahwa Komite Eksekutif PSSI memiliki satu ketua umum, dua wakil ketua umum dan 12 anggota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.