Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Panitia Piala Tiga Mahkota Pordasi Seri 2 dan Piala Pertiwi 2023 saat memberikan keterangan / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 191 ekor kuda dari berbagai stable kuda di Indonesia ambil bagian dalam Piala Tiga Mahkota Pordasi Seri 2 dan Piala Pertiwi 2023, di Gelanggang Pacu Kuda Sultan Agung Bantul, Minggu (21/5/2023).
BACA JUGA: Piala Raja Dongkrak Wisatawan
Kuda yang telah mengantongi yang mengantongi sertifikat SBI (Studbook Indonesia) ataupun BRK (Biro Registrasi Kuda) itu aka berebut hadiah sebesar Rp585 juta dan piala Prabowo Subianto untuk Piala Tiga Mahkota seri1 dan Piala Aryo P.S. Djoyohadikusumo untuk Piala Pertiwi.
Ketua Penyelenggara Aryo PS Djoyohadikusumo, mengatakan perlombaan ini adalah kolaborasi Pengurus Pusat Pordasi bersama Pengprov Pordasi DKI Jaya serta Pordasi Pengda DIY.
Tujuan dari digelarnya perlombaan ini adalah untuk mendapatkan kuda pacu di Indonesia yang memiliki kualitas dan prestasi tertinggi (Juara Piala Tiga Mahkota 2023).
Selain itu, perlombaan ini merupakan road show to Indonesian Derby 2023 bagi kuda kuda calon peserta Indonesian Derby 2023 yang akan dipertandingkan pada kejurnas Seri 1 2023 di Sumatera Barat pada bulan Juli 2023 yang sekaligus merupakan event Piala Tiga Mahkota Seri ke 3. atau seri terakhir.
"Kejuaraan ini merupakan bagian dari Piala Tiga Mahkota Pordasi yang terdiri dari 3 seri. Kejuaraan ini bisa disaksikan dengan gratis oleh masyarakat," katanya di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (20/5/2023).
Wakil Ketua Penyelenggara, Prasetyo Oedjiantono mengungkapkan 191 ekor kuda yang ambil bagian pada perlombaan ini berasal dari 12 provinsi di Indonesia. Mereka sudah menjalani drawing untuk perlombaan. Ada sebanyak 22 race pacu kuda dengan jarak mulai 600 meter hingga 2000 meter digelar pada perlombaan kali ini. Adapun kuda yang diturun merupakan terbaik di Indonesia.
Ada juga Ratu Aquila dari D Nagura & Sako Biru Stable yang menjuarai seri I Sumatera Barat diperkirakan akan mendapat penantang tangguh dari Sulawesi Utara, Kalimantan Selatan, NTT, NTB dan Jawa Timur pada perlombaan kali ini.
"Jadi akan sangat menarik secara persaingan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, layanan pendidikan diperluas melalui sekolah negeri, sekolah kemitraan
Mengenal sejarah Paskibraka yang berawal dari Jogja pada 1946, makna formasi 17-8-45, hingga pembinaan Paskibraka di bawah BPIP.
BNPB mencatat 1.514 bencana terjadi hingga 17 Agustus 2026. Sebanyak 3,7 juta warga terdampak dan 24.883 rumah rusak.
Menjelang Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, sektor pertanian terus menjadi fokus bagi pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi
Mengenal sejarah Gedung Agung Jogja, dari era kolonial Belanda hingga menjadi saksi perjuangan kemerdekaan dan pusat agenda kenegaraan.