PLTS Terapung Jatigede 100 MW Segera Dimulai, Jatiluhur Masih Dikaji
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Ilustrasi badminton./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 15 negara akan berpartisipasi dalam agenda Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia (BAJC) 2023 di Gor Amongrogo, Jogja pada 7-16 Juli 2023.
Ketua Panitia Pelaksana BAJC 2023, Armand Darmadji menuturkan agenda akbar bagi pebulu tangkis tingkat junior itu akan memainkan dua format yaitu beregu campuran dan nomor perorangan.
"Selain Indonesia sebagai tuan rumah, negara-negara peserta lainnya adalah Bangladesh, China, Taiwan, Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab," kata Armand melalui jumpa pers virtual di Jakarta, Senin (3/7/2023).
Selain 14 negara tersebut, ada tambahan satu negara yang tidak mengikuti kompetisi beregu dan hanya memainkan nomor perorangan, yaitu Srilanka, kata Armand menambahkan.
Sehubungan dengan pemilihan DIY sebagai lokasi pelaksanaan, Armand menyebutkan sejumlah alasan baik dari aspek teknis dan unsur sejarah.
BACA JUGA: Gor Amongrogo Jadi Lokasi Digelarnya 2 Turnamen Bulutangkis Tingkat Internasional Bulan Ini
Dari unsur sejarah, panitia BAJC 2023 menyadari bahwa DIY menjadi salah satu provinsi yang melahirkan sejumlah legenda dan atlet berkaliber dunia seperti Tri Kusharjano, Sigit Budiarto, Fransisca Ratnasari, hingga terkini ada Lisa Ayu Kusumawati dan ganda putra peringkat satu dunia Muhammad Rian Ardianto. "Kota ini punya sejarah panjang melahirkan bibit-bibit bulu tangkis legenda Tanah Air," Armand menyebutkan.
Selain itu, dari aspek teknis, DIY pun sudah teruji dengan sukses menggelar dua turnamen internasional tahun lalu yaitu International Series dan International Challenge.
Tak hanya itu, Gor Amongrogo juga menjadi saksi kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggara Kejuaraan Dunia Junior 2017.
Armand mengatakan, kedua agenda tersebut ternyata mendapat respons yang sangat baik dari para penggemar cabang olahraga tepok bulu di DIY.
Oleh sebab itu, panitia kembali memilih Yogyakarta sebagai kota tuan rumah dan optimistis bisa kembali meraup sukses pelaksanaan. "Antusias dan gairah masyarakat Jogja masih sangat besar terhadap bulu tangkis. Tahun lalu ada dua agenda besar dan animonya sangat besar. Bahkan arena tidak cukup karena saking banyaknya pengunjung."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 25 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.