Spanyol vs Belgia: Rekor 5 Kemenangan Beruntun La Roja
Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026: rekor 5 kemenangan Spanyol, Rodri-Pedri-Yamal kunci, Belgia kehilangan Onana. De Bruyne harapan Belgia.
Ilustrasi Turnamen Bola Voli / Dok
Harianjogja.com, TAIWAN—Pevoli putra Thailand Anurak Phanram angkat bicara terkait kesuksesan timnya mengalahkan Indonesia dengan skor 3-2 (20-25, 27-25, 25-20, 16-25, dan 12-15) di perempat final AVC Challenge Cup 2023 di Taiwan Kamis (13/7/2023).
BACA JUGA: Ini Kunci Indonesia Tekuk Kazakhstan
Akibat kekalahan tersebut, Indonesia harus bertanding melawan Australia untuk perebutan posisi kelima, Sabtu (15/7/2023).
"Saya puas dengan penampilan tim. Semua orang saling membantu untuk bermain dengan baik. Hal lain yang membuat tim menang adalah pelatih membiarkan semua orang bermain dengan gembira," kata Anurak dikutip dari laman Instagram Asosiasi Bola Voli Thailand.
Anurak Phanram sendiri tampil dominan saat melawan Indonesia. Tak hanya sevis, selebrasi Anurak usai mencetak poin juga mencuri perhatian penonton. Kemenangan atas Indonesia membuat Thailand lolos ke semifinal AVC Challenge Cup 2023 bertemu Vietnam. Laga Vietnam vs Thailand akan digelar Jumat (14/7/2023) siang WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026: rekor 5 kemenangan Spanyol, Rodri-Pedri-Yamal kunci, Belgia kehilangan Onana. De Bruyne harapan Belgia.
Pemkab Pekalongan membuka program transmigrasi ke Poso hingga Agustus 2026. Peserta berhak mendapat rumah, lahan 2 hektare, dan bantuan hidup.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
Polri menetapkan DR sebagai tersangka TPPU bersama Febrie Adriansyah. DR telah ditahan, sedangkan Febrie masih menunggu proses di Kejagung.
Jaksa Agung menunjuk Rudi Margono sebagai Plt Jampidsus. Simak profil, rekam jejak karier, dan harta kekayaannya.
Tren meningkatnya WNI melepas kewarganegaraan berpotensi memicu brain drain, dampak serius bagi Indonesia.