Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Tim anggar Sleman untuk Kejurda Anggar DIY 2023. - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Skuat anggar Sleman mematok target dua emas dari kelas senior di ajang Kejuaraan Daerah Anggar DIY 2023 yang baru akan berlangsung pada 28-30 Juli 2023.
Pelatih anggar Sleman, Faidillah Kurniawan, menuturkan dua emas senior itu untuk nomor degen putra dan floret putra. Untuk nomor lainnya tim belum mematok target apapun.
"Tim ini mayoritas dari kelas pra-pemula dan pemula. Mereka sasarannya jangka panjang. Sekarang usianya baru sekolah dasar dan menengah pertama," ungkapnya, Senin (24/7/2023).
Tanpa dipatok target apapun, Faidilah berharap para atletnya yang masih pra-pemula dan pemula tetap bisa meraih hasil terbaik dengan segala latihan yang sudah dilakukan sekitar dua bulan terakhir ini.
Untuk kelas senior Faidillah berani mematok target dengan melihat peta persaingan anggar di DIY. Kulonprogo dianggap sebagai skuat yang perlu diwaspadai dalam Kejurda Anggar DIY 2023.
Di ajang kejurda kali ini, tim pelatih menyiapkan sedikitnya 30 atlet dari semua kelas yang ada. Namun, kepastian jumlah atlet yang bisa bertanding masih menunggu hasil pertemuan teknik sehari sebelum kejurda dimulai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak enam atlet anggar DIY lolos masuk tahap akhir Seleksi Nasional (Seleknas) tim inti Indonesia untuk Kejuaraan Asia Cadet dan Junior 2026.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.