Longsor Sungai Bedog Bantul Akan Diperkuat Beronjong pada 2027
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.
Pelatih Kepala PSS Sleman Marian Mihail./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Marian Mihail mengaku tidak terlalu mempesoalkan lini depan timnya yang disebut kurang tajam di awal musim ini.
Pasalnya, dia mengaku punya banyak solusi di antara sejumlah pemain yang akan memecahkan kebuntuan mencetak gol.
Pada lima laga Liga 1 2023 ini skuad Super Elja baru mencetak enam gol dengan kebobolan tujuh gol. Gol terbanyak diciptakan oleh dua pemain sayap mereka yakni Ricky Cawor dan Kei Sano dengan masing-masing dua gol. Sementara striker murni mereka Yevhen Baha sama sekali belum menyumbangkan gol.
"Saya tidak bilang kami tidak punya solusi di lini depan. Kami punya Sano, Cawor dan kami coba tipe lain dari striker, tidak target man atau striker klasik seperti Baha," kata Marian, Selasa (1/8/2023).
Di pertandingan melawan RANS Nusantara FC Minggu (30/7/2023) lalu, Marian memutuskan untuk mencadangkan Yevhen Baha dan menurunkan Vizcarra. Cawor didapuk sebagai striker, tapi dengan peran yang berbeda. Dia lebih fleksibel bermain di sektor tengah dan sayap. "Kami coba memainkan Cawor seperti posisi Aguero di Manchester City dulu, tapi itu bukan solusi yang bagus karena tidak bekerja," ujarnya.
BACA JUGA: RANS Nusantara FC vs PSS Sleman: Babak Pertama, Belum Ada Gol di Stadion Maguwoharjo
Pelatih asal Rumania itu mengaku akan mengevaluasi lini depan tim pada pertandingan selanjutnya melawan Persija Jakarta. Dan berharap agar ada solusi yang pas agar serangan Super Elja menemukan permainan terbaiknya. "Kami akan melihat apa yang terjadi ke depan, kami akan menganalisis hal itu," ucapnya.
Menurut dia, Liga 1 musim ini sangat kompetitif di mana ada banyak pelatih hebat dari berbagai negara yang memainkan gaya permainan berbeda. DIa mengaku cukup kesulitan menemukan tim terbaik setiap minggu, sehingga PSS Sleman harus lebih berhati-hati.
"Makanya kami harus hati-hati sebab level di musim ini sangat kompetitif, ada banyak pelatih bagus dari berbagai negara dengan gaya bermain yang beda, sehingga saya bilang ini sulit untuk mempersiapkan tim setiap minggu. Meskipun kita main dengan formasi yang sama tetapi gaya bermain kami beda di setiap laga," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Longsor dinding Sungai Bedog Bantul akan ditangani BBWSSO pada 2027. Beronjong dibangun setelah saluran air di sekitar lokasi diperbaiki.
Thailand melaju ke final AVC Continental 2026 usai mengalahkan Jepang 3-1. Hasil ini sekaligus memastikan tiket World Cup 2027 bagi Negeri Gajah Putih.
Agrinas Palma Nusantara menjajaki penggunaan truk listrik untuk mengangkut tandan buah segar sawit guna mendukung modernisasi logistik dan keberlanjutan industr
Mario Aji gagal lolos ke Q2 Moto2 Aragon 2026 setelah finis ke-12 di Q1. Pembalap Indonesia itu akan memulai balapan dari posisi ke-26.
Studi terhadap 183.000 orang menemukan hubungan penggunaan media sosial lebih dari 2,5 jam per hari dengan meningkatnya gejala depresi.
Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok mempercepat penghapusan konten AI, rekaman lama, hingga QR donasi palsu terkait bencana banjir dan longsor.