Hujan Mulai Turun, Kekeringan di Gunungkidul Belum Teratasi
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Gelandang serang PSS Sleman, Jonathan Bustos (kanan) berupaya melewati pemain Persikabo 1974./Istimewa-PSS SLeman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman berhasil mencatatkan kemenangan saat berjumpa Persikabo 1973 di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi pada Selasa (8/8/2023) sore. Aksi Jonathan Bustos dan kolega yang bermain apik membawa skuad Super Elja menang dengan skor 2-3.
Ketiga gol PSS masing-masing dicetak oleh Thales di menit ke-20, Hokky Caraka di menit ke-28, dan Jonathan Bustos di menit ke-45. Sementara, di kubu Persikabo, dua gol masing-masing dicetak oleh Didik Wahyu di menit ke-18, dan Roni Sugeng di pengujung babak kedua.
Kemenangan PSS itu ternyata juga harus dibayar mahal lantaran gelandang andalannya, Kei Sano diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke-74.
Mencetak satu gol, performa Jonathan Bustos di laga ini patut diapresiasi karena menjadi motor serangan tim. Dalam statistik tercatat, ada dua umpan berbuah gol dan satu gol yang dilakukan oleh Bustos.
BACA JUGA: Persikabo 1973 vs PSS Sleman, Super Elang Jawa Akhiri Paceklik!
Dengan kemenangan atas Persikabo tersebut, di papan klasemen Liga 1 musim ini, PSS untuk sementara bertengger di urutan ke-10 dengan torehan sembilan poin dari tujuh pertandingan.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Marian Mihail merasa puas dengan penampilan anak asuhnya di laga ini. Mereka bermain bagus dan sesuai dengan janjinya Super Elja akan selalu bermain menekan dari menit pertama. "Saya senang dengan hasil ini dan mengapresiasi pemain yang sudah bermain bagus," katanya, seusai pertandingan.
Menurut Marian, dua tim yang berlaga datang dengan kondisi yang berbeda. PSS Sleman datang dengan suasana yang kurang bagus lantaran pekan lalu mengalami kekalahan di kandang sendiri. Sementara Persikabo 1973 melewati pekan lalu dengan raihan tiga poin. "Saya harap pertandingan tadi jadi era baru bagi kami untuk menjadi tim yang menang tidak saja sebagai tim yang kompetitif," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
Ganti rugi pengadaan tanah Tol Solo-Jogja di Sleman mencapai Rp19,5 miliar untuk 11 objek di Moyudan dan Gamping.
PDIP mendukung putusan MK yang memerintahkan revisi UU Peradilan Militer dalam dua tahun untuk memperjelas yurisdiksi peradilan.
SAPMA Pemuda Pancasila DIY bersama BPBD Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Nglipar.
Mataram Legacy Run digelar 22 November 2026 di Kotagede, mengajak pelari menyusuri kawasan bersejarah sambil menikmati kuliner dan kerajinan lokal.
APJII Jabar mencatat 9.662 pelanggan internet terdampak penertiban kabel di Bandung. Tenggat pemulihan berakhir 26 Oktober 2026.