Satpol PP Bantul Temukan 34 Jamu Obat Kuat Berbahaya
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Pelatih PSS Sleman Marian Mihail /PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail mengaku akan mengusung strategi bermain ofensif saat timnya berhadapan dengan sang juara bertahan PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/9/2023) malam.
Marian mengatakan, tidak ada taktik dan strategi yang dirahasiakan saat anak asuhnya menantang Juku Eja, julukan PSM Makassar. Menurutnya, semua pemain harus berlatih keras dan menembus batas kemampuan yang dimiliki.
“Pemain sudah diberi materi latihan secara lebih untuk permainan sepakbola menyerang. Mereka yang berada di depan gawang lawan harus bermain ngotot untuk mencetak gol dari umpan silang dan dari berbagai arah. Kami akan bekerja keras serta cerdas untuk pertandingan besok," jelasnya, Jumat (1/9/2023).
Dua hari menjelang pertandingan skuad Super Elja, julukan PSS Sleman memulai hari dengan sesi kelas analis sebelum latihan. Pemain diberikan materi mengenai cara bermain tim PSM di mes pemain. Setelah latihan, Jonathan Bustos dan kolega juga dijadwalkan untuk beristirahat guna menatap sesi latihan resmi besok.
BACA JUGA: Menantang Juara Bertahan PSM Makassar, PSS Sleman Cermati Lini Belakang Tim
“Mereka adalah tim dengan mentalitas bagus dan ketika terjadi goncangan dalam tim, mereka mampu kembali ke jalurnya. Tentu saja kami tidak boleh meremehkan PSM Makassar dan tidak juga memandang mereka secara berlebihan,” katanya.
“Semua permulaan adalah kesulitan untuk peserta BRI Liga 1-2023/24 karena membangun tim baru dengan identitas baru. Namun saat ini, bagi PSS Sleman semua hal sudah berada di jalur yang benar. Kami sudah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menjadi tim yang bagus di sepakbola Indonesia,” sambungnya.
Hanya saja Marian mengakui bahwa PSM datang dengan motivasi dan mental tinggi saat bertandang ke Stadion Maguwoharjo. Target mencuri poin tentu juga diusung oleh skuad Juku Eja. Hal ini yang akan diantisipasi oleh Super Elja, apalagi pekan sebelumnya mereka gagal meraih poin penuh meskipun menjalani laga kandang.
“Upaya mereka untuk mencuri poin di laga nanti tentu bukanlah perkara mudah karena kami bermain di hadapan pendukung sendiri. Kami akan menerapkan sepak bola menyerang serta meraih tiga poin,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.
Kekeringan Kulonprogo masih berlangsung. Sebanyak 630.000 liter air telah disalurkan untuk warga di lima kapanewon terdampak.