Karhutla 1.511 Hektare, Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan
Kemenhut menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan setelah karhutla membakar 1.511,55 hektare areal kelolaan di Kalimantan.
Pelatih Persebaya, Josep Gombau (tengah)./ ANTARA-HO Ofisial Persebaya
Harianjogja.com, SURABAYA—Pelatih Persebaya Surabaya, Josep Gombau menyatakan seluruh tim sudah siap menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia Madura United dalam laga tandang pekan ke-12 di Stadion Bangkalan, Minggu (17/9/2023) sore ini.
"Pertandingan melawan Madura United adalah pertandingan penting buat kami, saya baru sampai dan baru di sini. Coach Uston dan seluruh tim pelatih bekerja keras untuk memenangkan pertandingan. Saya rasa seluruh anggota tim siap untuk menghadapi pertandingan melawan Madura United," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Surabaya.
Setelah melihat beberapa pertandingan klub yang berjuluk Sape Kerab tersebut, dia menyimpulkan, secara permainan cukup bagus dan akan menjadi pertandingan yang sulit bagi anak asuhnya.
"Saya melihat sekitar 2-3 pertandingan terakhir mereka. Mereka bermain cukup bagus buktinya mereka jadi pemuncak klasemen dan ini akan jadi pertandingan yang cukup menyulitkan untuk kami," katanya.
BACA JUGA: Hasil Liga Italia: Libas Lazio, Juventus Kuasai Klasemen Serie A
Namun, lanjut dia, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut juga menilai timnya dalam keadaan bagus dengan tren yang positif juga.
"Lima pertandingan terakhir tim kami belum terkalahkan. Besok akan menjadi pertandingan yang menarik," ucapnya.
Oleh karena itu, kata dia, seluruh tim yang melawat ke Stadion Bangkalan dengan keinginan menang dan berusaha membuat suporter lawan kecewa.
Kami berharap bisa mempertahankan statistik bagus selama bertemu dengan Madura. Kami berusaha agar mereka tetap tidak bisa menang melawan kami. Ini modal yang bagus untuk kami," ujar Josep Gombau.
Sementara itu, pemain belakang Persebaya Kadek Raditya mengatakan bahwa seluruh pemain sudah siap menghadapi Madura United di kandangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhut menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan setelah karhutla membakar 1.511,55 hektare areal kelolaan di Kalimantan.
UMKM Banyumas Raya mencatat potensi ekspor US$26.000 atau sekitar Rp460 juta melalui business matching KKI 2026.
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.
Kebun salak seluas 1.500 meter persegi di Sleman terbakar. Damkar menduga api dipicu puntung rokok saat musim kemarau.
Polisi menangkap tiga tersangka karhutla di OKU Timur. Petugas menyita abu, ranting, tanah bekas terbakar dan dua korek api gas.
Bantul menghapus denda PBB-P2 untuk tunggakan 1994-2025. Wajib pajak cukup membayar pokok hingga 31 Desember 2026.