Perusak Bendera dan Palang Kereta di DIY Dijerat Pasal Berlapis
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Marian Mihail ditemani Kapten tim, Kim Kurniawan dalam konferensi pers di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (23/9/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjamu sang pemuncak klasemen Madura United FC dalam lanjutan BRI Liga 1-2023/24 pada Minggu (24/9/2023) di Stadion Maguwoharjo, pasukan Super Elang Jawa berupaya menunjukan permainan terbaiknya. Pasca kekalahan pada pekan sebelumnya, Pelatih Kepala PSS Sleman, Marian Mihail bidik kemenangan di kandang pada pekan pekan ini.
"Persiapannya sangat baik, saya sangat senang melihat usaha-usaha yang sudah ditunjukan para pemain kita," ungkapnya pada Sabtu (23/9/2023) dalam konferensi pers.
Sang penunggu puncak klasemen datang dengan membawa tren positif. Laskar Sapeh Kerab tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir dengan torehan empat kali menang dan satu kali imbang. Mereka juga menjebloskan 11 gol dan hanya satu kali kebobolan dalam lima laga terakhir.
BACA JUGA : PSS Sleman vs Madura United: Mihail Intip Kelemahan dan Kekuatan Lawan
"Benar, Madura adalah tim yang bagus. Mereka mendapat hasil yang baik khususnya dalam lima laga terakhir, mereka tidak terkalahkan," ujarnya.
Tapi berdasarkan statistik, Mihail menyebut torehan skor yang dicetak antara Madura dan PSS tak jauh berbeda. Tim lawan telah mengantongi 24 gol, sedangkan di kubu Sleman telah mencetak 17 gol. Pada aspek jumlah kebobolan, tim lawan sampai saat ini baru kebobolan 13 gol sementara Laskar Sembada kebobolan 17 gol.
"Perbedaan mereka dengan kita adalah mereka lebih tenang, mereka dalam mood yang baik karena hasil yang baik membuat atmosfer yang baik. Tetapi saya berharap pemain kita, sekali lagi untuk menunjukan kepada seluruh penggemar dan seluruh orang yang akan menonton pertandingan, bahwa kita adalah tim yang baik," katanya.
Tetapi dalam laga melawan Laskar Sapeh Kerab, Mihail berharap para pasukan Super Elang Jawa dapat menunjukan ambisinya, determinasinya, untuk mencengkeram kemenangan di kandang.
"Saya berharap pemain dapat menunjukan ambisi, determinasi, seluruh kemampuan yang mereka milik. Karena besok kami perlu memainkan seluruh potensi kita," tegasnya.
Kesiapan legiun Super Elang Jawa dalam laga kontra Madura juga ditanggapi oleh Kapten PSS Sleman, Kim Kurniawan. Pemain bernomor punggung 23 itu menegaskan bahwa tim punya cukup banyak waktu untuk melakukan persiapan menghadapi lawan akhir pekan nanti. "Dari para pemain tentunya kesiapan cukup lancar. Kita ada cukup banyak waktu untuk mempersiapkan tim," ujarnya.
"Mungkin tidak gampang setelah kekalahan yang cukup menyakitkan an Borneo. Tapi kita harus bangkit dari situ," tegasnya.
Pertandingan melawan Madura bagi Kim, adalah lembaran kesempatan baru untuk meraih tiga poin di kandang. "Besok adalah kesempatan baru untuk kita mengambil tiga poin di kandang. Tentu ini lah target kita," ungkapnya.
Diakui Kim, melawan sang pemuncak klasemen tentu bukan pertandingan yang mudah. Tapi dirinya dan seluruh tim akan berusaha menampilkan seluruh kemampuan yang mereka miliki untuk merebut poin dari Madura.
"Kami tahu Madura adalah tim kuat, tim terbaik saat ini. Jadi pasti enggak akan gampang. Tapi akan kita kasih semua kemampuannya masing-masing pemain dan semoga besok adalah pertandingan yang bagus dan kita bisa mengambil tiga poin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.
Rhoma Irama kembali tampil di Malaysia setelah sekitar 20 tahun absen. Bersama Soneta, ia mengguncang Latihan Pestapora di Kuala Lumpur.
Uni Eropa menawarkan satelit Copernicus untuk membantu pencarian korban gempa NTT M7,7 yang menewaskan 47 orang.
Prabowo paling sering menyebut kata Indonesia dalam pidato kenegaraan 2026, disusul rakyat, tahun, anak, sekolah, hingga BUMN.
Gempa 7,7 SR di Flores NTT menewaskan 38 orang. Pemerintah kirim 50.000 paket sembako dan kerahkan TNI untuk evakuasi korban.