6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Penjaga gawang PSIM Jogja Khairul Fikri mengamankan bola dari tendangan tim lawan dalam laga melawan Nusantara United FC di Stadion Kebogiro pada Sabtu (14/10/2023) (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi membongkar kunci kesuksesan meraih poin penuh di tiga laga tandang yang dijalani timnya di putaran pertama musim ini.
Setelah berhasil menekuk Perserang Serang, Malut United dan terakhir Nusantara FC dengan skor 1-2, Kas menyebut bermain sabar dan mengandalkan serangan balik adalah kunci kemenangan Laskar Mataram di laga terakhir.
Kontra Nusantara United FC, Hariono dan kolega memang lebih banyak bermain bertahan dan menunggu. Pola permainan bahkan terlihat timpang lantaran sepenuhnya dikuasai oleh pemain Nusantara FC.
BACA JUGA: PSIM Jogja Bertemu Nusantara United, Ini Susunan Pemainnya
Sesekali mereka mengandalkan serangan balik cepat dengan memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Dua gol yang tercipta pada laga itu pun hasil dari serangan balik akibat kelengahan bek tuan rumah.
"Saya memang instruksikan kepada pemain begitu. Main sabar, jangan terpancing emosi, harus sabar dan mengandalkan serangan balik," kata pelatih asal Surakarta itu, Sabtu (14/10/2023).
Kas menyebut, dirinya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah bekerja keras sehingga pulang dengan poin penuh. Dia bahkan berseloroh bahwa di laga ini anak asuhnya cukup menciptakan setengah gol saja untuk bisa meraih tiga poin.
Di luar dugaan, Laskar Mataram mampu membukukan dua gol lewat Sukarja dan Ariyanto Maring di babak pertama. Sementara tuan rumah memperkecil kedudukan lewat Arif I'tibar.
"Terima kasih kepada semua pemain yang hari ini kerja keras luar biasa sehingga kita bisa dapat tiga poin. Saya intruksikan kepada pemain bahwa kita cukup setengah gol saja yang penting tiga poin," ujarnya.
Menariknya lagi kemenangan PSIM Jogja di laga ini pun tanpa diperkuat oleh sejumlah pemain asingnya. Aleksandar Rakic yang dibawa ke Boyolali disebut Kas mengalami cedera sehari menjelang laga.
Pemain asal Serbia itu bermasalah di bagian engkel kakinya sehingga tidak dapat diturunkan. Sementara Esswein yang disebut sudah pulih, hanya duduk dibangku cadangan.
"Rakic kemarin cedera di bagian engkel dan Esswein kondisi fisiknya masih belum pulih sekali karena habis sakit," ujarnya.
Mantan pelatih Dewa United itu juga mengapresiasi lini belakang timnya yang dikawal oleh Khairul Fikri, Joko Supriyanto dan sejumlah pemain lain. Menurutnya keduanya bermain cukup bagus sehingga hanya mencatatkan satu kebobolan sekaligus mengakhiri tren nirbobol Laskar Mataram di dua laga terakhir.
"Perfomanya Fikri di dua pertadingan away bagus ya, Joko juga main perdana sebagai 11 pertama cukup lumayan bagus sore ini," ungkapnya.
Ariyanto Maring yang didapuk sebagai Man of The Match di laga ini menyebut, kemenangan ketiga di laga tandang ini tentu membuat mental pemain semakin bagus untuk menghadapi laga terakhir kontra Persikab Kabupaten Bandung di Mandala Krida 22 Oktober mendatang.
"Tentunya kami sebagai tim menjalankan sesuai instruksi pelatih dan kemenangan ini hasil yang baik dan cukup buat mental pemain ke depannya di laga selanjutnya," kata pemain bernomor punggung 15 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Harga iPhone 18 Pro diprediksi mencapai Rp24,9 juta atau naik sekitar Rp5 juta akibat lonjakan biaya komponen memori.
Rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuh yang aman secara emosional, psikologis, dan spiritual bagi anak maupun orang tua.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Persoalan stunting atau tengkes di Sleman dinilai tidak bisa hanya dilihat dari kondisi ekonomi keluarga.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.