Peredaran Rokok Ilegal di DIY Naik, 412.000 Batang Dimusnahkan
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebuah spanduk bernada negatif dibentangkan suporter saat PSIM bertemu Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2 2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja dituding melakukan match fixing atau pengaturan hasil pertandingan saat Laskar Mataram berjumpa Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2023). Isu ini berkembang luas di sosial media lantaran hasil imbang dengan skor 1-1 yang diperoleh kedua tim.
Saat laga berlangsung sebuah spanduk besar bertuliskan "Cah-cah reti hasile!!! Bathi piro cik?! (Anak-anak sudah tahu hasilnya!!! Kamu untung berapa cik?!) dibentangkan oleh suporter di sebelah timur stadion menjelang laga bubar. Seusai laga isu soal manajemen melakukan match fixing pun beredar luas di sosial media.
Isu ini tentu menjadi hal yang kurang menyenangkan bagi Laskar Mataram. Saat pemain dan seluruh manajemen berupaya lolos ke babak 12 besar, klub kebanggaan warga Jogja itu malah diterpa isu tak sedap. Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno pun buka suara soal dugaan skandal yang dituduhkan tersebut.
Baca Juga:
Melawan Malut United Jadi Ujian PSIM Jogja untuk Lolos Babak 12 Besar
Penabrak Eks Pemain PSIM Jogja hingga Meninggal Didakwa 6 Tahun Penjara
PSIM Jogja Pinjam Empat Pemain dari Klub Liga 1
“Kami dari manajemen sangat terbuka apabila memang benar ada bukti valid atas isu tersebut. Kami siap bersama-sama kedua wadah suporter dan pemangku kebijakan sepakbola Jogja membawa permasalahan ini ke ranah hukum demi menjaga nama besar PSIM Jogja. Atas nama PSIM Jogja, saya menegaskan bahwa PSIM Jogja menjujung tinggi integritas dan asas fairplay,” tegas Liana, Senin (27/11/2023).
Isu itu membuat situasi belakangan menjadi tidak kondusif. Liana menambahkan ke depannya PSIM Jogja siap bekerja sama dengan seluruh pihak apabila ke depannya ada tuduhan ini. PSIM Jogja sendiri saat ini tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi lanjutan Pegadaian Liga 2 2023/2024.
“Saat ini fokus kami adalah membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1, harapannya seluruh keluarga besar PSIM Jogja dapat terus bersinergi untuk mendukung hal ini,” tutup Yuliana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
BMKG mengingatkan potensi hujan petir di Padang dan hujan ringan di sejumlah kota di Indonesia pada Minggu. Simak prakiraan cuaca lengkapnya.
Fuso meluncurkan bus LWB 4,2 meter di GIIAS 2026 untuk memenuhi kebutuhan angkutan wisata seiring meningkatnya sektor pariwisata nasional.
ONIC finis di peringkat ketiga MSC EWC 2026 setelah mengalahkan Team Falcons PH 3-0 dan menuntaskan kekalahan pada fase grup.
Pesawat wisata Cessna Grand Caravan jatuh di dekat Nazca Lines, Peru, menewaskan 13 orang. Otoritas masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
Ekonom Core Indonesia menilai kenaikan IKI menjadi 53,10 pada Juli 2026 belum cukup menjadi tanda pemulihan sektor manufaktur nasional.