Penduduk Bantul Tembus 985 Ribu Jiwa, Banguntapan Jadi Terpadat
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Sebuah spanduk bernada negatif dibentangkan suporter saat PSIM bertemu Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2 2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja dituding melakukan match fixing atau pengaturan hasil pertandingan saat Laskar Mataram berjumpa Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2023). Isu ini berkembang luas di sosial media lantaran hasil imbang dengan skor 1-1 yang diperoleh kedua tim.
Saat laga berlangsung sebuah spanduk besar bertuliskan "Cah-cah reti hasile!!! Bathi piro cik?! (Anak-anak sudah tahu hasilnya!!! Kamu untung berapa cik?!) dibentangkan oleh suporter di sebelah timur stadion menjelang laga bubar. Seusai laga isu soal manajemen melakukan match fixing pun beredar luas di sosial media.
Isu ini tentu menjadi hal yang kurang menyenangkan bagi Laskar Mataram. Saat pemain dan seluruh manajemen berupaya lolos ke babak 12 besar, klub kebanggaan warga Jogja itu malah diterpa isu tak sedap. Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno pun buka suara soal dugaan skandal yang dituduhkan tersebut.
Baca Juga:
Melawan Malut United Jadi Ujian PSIM Jogja untuk Lolos Babak 12 Besar
Penabrak Eks Pemain PSIM Jogja hingga Meninggal Didakwa 6 Tahun Penjara
PSIM Jogja Pinjam Empat Pemain dari Klub Liga 1
“Kami dari manajemen sangat terbuka apabila memang benar ada bukti valid atas isu tersebut. Kami siap bersama-sama kedua wadah suporter dan pemangku kebijakan sepakbola Jogja membawa permasalahan ini ke ranah hukum demi menjaga nama besar PSIM Jogja. Atas nama PSIM Jogja, saya menegaskan bahwa PSIM Jogja menjujung tinggi integritas dan asas fairplay,” tegas Liana, Senin (27/11/2023).
Isu itu membuat situasi belakangan menjadi tidak kondusif. Liana menambahkan ke depannya PSIM Jogja siap bekerja sama dengan seluruh pihak apabila ke depannya ada tuduhan ini. PSIM Jogja sendiri saat ini tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi lanjutan Pegadaian Liga 2 2023/2024.
“Saat ini fokus kami adalah membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1, harapannya seluruh keluarga besar PSIM Jogja dapat terus bersinergi untuk mendukung hal ini,” tutup Yuliana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.