Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Lima pemain PSIM Jogja dipastikan absen membela Laskar Mataram saat menghadapi Persikab Kabupaten Bandung dalam pertandingan terakhir fase grup menuju babak 12 besar pada Senin (18/12/2023) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Lima pemain yang absen itu yakni Hariono, Samuel, Ghulam, Ahmad Faris, dan Yudha. Empat pemain absen lantaran mengalami akumulasi kartu kuning sementara Samuel menjalani skorsing dua laga lantaran mendapat kartu merah saat menghadapi Nusantara United FC (NUFC) tengah pekan ini.
Laga ini cukup penting bagi Laskar Mataram lantaran menjadi penentu klasemen akhir di grup 2. Dengan hasil minor saat berjumpa NUFC lalu PSIM turun menjadi peringkat ketiga dengan koleksi 20 poin. Di atasnya ada Malut United di peringkat dua dengan 22 poin dan Bekasi City di pucuk klasemen dengan 23 poin.
Kas Hartadi memastikan rotasi pemain akan dilakukan dalam laga melawan Laskar Dalem Bandung julukan Persikab. Namun juru taktik asal Solo itu harus hati-hati lantaran tidak banyak pemain yang menjadi pilihan untuk mengisi posisi yang kosong.
Misalnya saja di sektor gelandang serang, absennya Yudha praktis Laskar Mataram hanya punya stok Savio Seva yang murni berposisi serupa. Kemudian di gelandang bertahan, duet Hariono dan Ghulam akhir-akhir ini kerap dimainkan berbarengan oleh Kas Hartadi. Tanpa dua pemain itu, Kas hanya punya pilihan pada Fadilla Akbar, Andriansyah dan Bryan Cesar.
"Mungkin besok saat melawan Persikab akan ada rotasi untuk persiapan ke babak 12 besar juga," kata Kas Hartadi, Sabtu (16/12/2023).
BACA JUGA: PSIM Jogja Vs NUFC, Laskar Mataram Unggul dari Jumlah Kebobolan
Kas kemungkinan akan menurunkan pemain baru yang didatangkan dari RANS Nusantara yakni Fadilla Akbar untuk mengisi lini tengah dan membantu pertahanan saat melawat ke Persikab mendatang. Sebab selama ini banyak yang menilai lini tengah PSIM Jogja kurang efektif.
"Ya semua lini pasti saya evaluasi. Kemungkinan besok saat melawan Persikab pemain itu akan diturunkan, tapi saya akan melihat dulu nanti," katanya.
Sebenarnya pada bursa transfer lalu PSIM Jogja telah mendatangkan dua pemain baru di menit akhir jelang penutupan yaitu Alfriyanto Nico dan Fadilla Akbar. Namun saat melawan NUFC kemarin hanya Nico saja yang diturunkan oleh skuad tim Laskar Mataram. Menurut Kas, dirinya belum melihat secara langsung gaya bermain Fadilla Akbar, sehingga belum diturunkan.
"Ya sebetulnya kami sudah mendatangkan dua pemain, Akbar sama Nico. Tapi nggak bisa saya turunkan karena saya belum melihat cara main mereka. Kemarin kan saya ambil lisensi pelatihan. Saya belum tahu cara Akbar bagaimana," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Lansia asal Gunungkidul meninggal dunia setelah tertemper KA Bengawan di jalur rel timur Fly Over Janti, Sleman, Minggu sore.
Pelajar asal Tangerang Selatan terluka setelah diduga ditembak airsoft gun di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman. Polisi masih memburu pelaku.
Bank Dunia menyarankan Indonesia menghapus tax holiday dan menggantinya dengan insentif yang lebih efektif untuk mendorong investasi.
Komisi III DPR mendukung wacana Presiden Prabowo melarang total vape untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda.
Daihatsu menghadirkan beragam solusi mobilitas berkelanjutan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang.