Gelombang Panas Jerman Capai 41,3 Derajat, Rekor Baru Mengancam
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
PSSI / PSSI.Org
Harianjogja.com, JAKARTA—Exco PSSI, Arya Sinulingga berharap pihak kepolisian menindak tegas sejumlah oknum yang mengatasnamakan suporter yang melakukan tindakan kriminal usai perhelatan pertandingan leg kedua babak final BRI Liga 1 2023/2024.
Sebelumnya seusai pertandingan leg kedua final BRI Liga 1 yang mempertemukan tuan rumah Madura United menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, sejumlah oknum melakukan pelemparan pada gerbong kereta api Pasundan jurusan Surabaya-Bandung di sekitar stasiun Gubeng, Surabaya, Jumat (31/5/2024) malam.
"Menyikapi adanya tindakan-tindakan masyarakat yang mengatasnamakan suporter dan melakukan tindakan anarkis di luar stadion, yang mengganggu masyarakat dan transportasi publik kami harap polisi bertindak tegas kalau memang sudah mengarah ke tindakan kriminal. Bahkan jika perlu dilakukan proses-proses hukum supaya ada efek jera juga pada masyarakat yang mengatasnamakan suporter tersebut," ujar Arya Sinulingga kepada pewarta, Sabtu.
Arya menguraikan bahwa oknum-oknum tersebut harus diberikan efek jera karena tindakan-tindakan yang mereka lakukan seperti mengganggu ketentraman publik maupun perusakan transportasi publik sudah termasuk ke dalam tindakan kriminal.
"Karena saya melihat tindakan-tindakan di luar itu, tindakan di luar stadion sampai mengganggu masyarakat, melakukan pelemparan maupun transportasi publik itu merupakan tindakan kriminal jadi perlu tindakan keras juga kami harapkan dari aparat kepada mereka," kata Arya.
"Harapan kami ke depannya kepada kelompok suporter berhati-hati dalam melangkah karena banyak saat ini masyarakat yang mengatasnamakan suporter padahal mereka bukan suporter," imbuhnya.
Dalam pertandingan leg kedua babak final Liga 1 tersebut, Persib Bandung keluar sebagai juara usai menaklukkan Madura United dihadapan pendukungnya sendiri dengan skor 3-1 atau agregat 6-1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.