Pakar UGM Ungkap Stres Jadi Pemicu Dominan Penyakit Autoimun
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
Rekrutran anyar PSS Sleman, Gilang Oktavana./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- PSS Sleman terus menambah amunisi pemain muda untuk menghadapi BRI Liga 1-2024/2025. Kali ini rekrutan muda PSS mengisi opsi lini bertahan sektor bek sayap.
Merekrut pemain muda potensial jadi salah satu langkah yang ditempuh PSS Sleman untuk membangun kekuatan tim secara jangka panjang. Teranyar, PSS Sleman resmi mendatangkan GIlang Oktavana untuk bergabung bersama skuat Super Elja.
Pemain muda asal Jember, Jawa Timur tersebut mengaku bahagia menjadi bagian dari Laskar Sembada. "Perasaan saya bahagia bisa bergabung dengan PSS karena ini menjadi klub Liga 1 pertama bagi saya. Harapannya, saya bisa beradaptasi dan belajar cepat di PSS," kata Gilang pada Senin (1/7/2024).
Gilang yang berposisi sebagai bek kanan ini merasa adaptasinya bersama tim PSS sejauh ini berjalan lancar. Hal ini tak lepas dari peran pemain senior yang disebut Gilang sangat welcome dan banyak memberikan masukan.
BACA JUGA: PSS Boyong Fadel Ahmad Arrafi Promosi ke Tim Utama
"Untuk latihan awal saja sudah beda intensitasnya dengan Liga Dua. Intensitas latihan levelnya jauh lebih tinggi. Perbedaan berikutnya dari komponen pemain asingnya lebih banyak dibandingkan dengan liga dua," ungkapnya.
Agar tidak tertinggal dari sisi perkembangan, Gilang akan menambah jam latihan di luar latihan resmi bersama tim. Secara pribadi, dirinya akan menambah porsi latihan memanfaatkan waktu luang yang ada.
"Biasanya saya manfaatin waktu luang untuk menambah latihan di mess. Hal tersebut saya lakukan agar tidak kalah bersaing dengan pemain lain," tandasnya.
Soal target, Gilang ingin berkontribusi sebanyak mungkin bagi tim di musim debutnya ini. "Target pribadi ingin berkontribusi sebanyak mungkin untuk PSS. Selain itu, menunggu debut bermain bersama PSS. Hal ini menjadi motivasi saya agar bisa terus belajar dengan kesempatan yang baik ini," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM menjelaskan autoimun dipengaruhi genetik dan lingkungan. Stres, kelelahan, serta paparan matahari berlebih dapat memperparah kondisi.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.